Connect with us

Pemprov Kalsel

Kalsel Optimalkan Posyandu untuk Cegah Stunting

Diterbitkan

pada

kegiatan jambore Posyandu di Kalsel untuk mencegah stuning Foto: rico

MARTAPURA, Sebanyak 364 orang kader Pos Pelayanan Tetpadu (Posyandu)  mengikuti jambore  tingkat Provinsi Kalsel di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Kalimatan Selatan, Selasa (2/4).  Momen jambore kader posyandu yang dilaksanakan selama 3 hari ini dijadikan untuk meningkatkan pengetahuan para kader terutama cara  mencegah stunting dan gerakan masyarakat hidup sehat.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan, keberadaan Posyandu mempunyai kontribusi besar dalam pencapaian tujuan pembangunan nasional dan daerah. Karena posyandu bersentuhan langsung dengan masyarakat khususnya sebagai sarana pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Sahbirin mengatakan, Posyandu di wilayahnya hingga tahun 2018 telah mencapai 3.925. Hal ini meningkat jika dibandingkan pada tahun 2016 yang hanya 3.796 buah.  “Ini menggambarkan sebuah keberhasilan, kemajuan, hal ini bisa tercapai karena kerja kita bersama, kerja keras para kader posyandu,” ucapnya.

Paman Birin berharap semua kader posyandu tetao bekerja secara maksimal serta bergerak bersama untuk menggelorakan eksistensi posyandu yang mampu memberikan fungsi dan peran terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Tak lupa Paman Birin juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan upaya yang dilakukan kader posyandu selama ini dalam mewujudkan Kalsel Sehat.  “Saya mengucapkan terima kasih kepada pahlawan tanpa tanda jasa yakni kader posyandu yang selama ini telah memberikan kontilribusi terbaiknya dalam memberikan pelayanan di posyandu,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan H M Muslim mengatakan, jambore ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader yang memberikan pelayanan di posyandu. Selain itu, jambore ini juga sebagai ajang bertukar informasi serta pengalaman antar kader dari masing-masing posyandu.

Jambore ini diisi dengan kampanye gerakan hidup sehat melalui senam pagi, lomba menyusun menu makanan yang berbasis pangan lokal, penyuluhan kesehatan, cerdas cermat, yel-yel dan outbound. Pada kegiatan ini Gubernur beserta jajaranya membubuhkan tandatangan sebagai komitmen Konvergensi Percepatan Pencagahan Stunting (KP2S) dan Kalsel Menuju Zero Waste. (Rico)

Reporter:Rico
Editor:Cell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->