Hukum
Jasad Bayi Dalam Tas Hebohkan Warga Desa Cabi Kabupaten Banjar
MARTAPURA, Warga Desa Cabi RT 2 Simpangempat Kabupaten Banjar digegerkan penemuan mayat bayi, Sabtu (14/7). Seoerang warga setempat, Minto bersama istrinya, terkejuta menemukan bayi dalam sebuah tas yang sudah dalam kondisi tak bernyawa.
Minto yang tinggal di pinggir Jalan A Yani Km 66, begitu terkejut dengan penemuan tersebut. Ia pun lantas menghubungi Kepala Desa atau Pambakal, Pahrul Hidayat dan langsung melihat lebih lanjut apa sebenarnya isi tas tersebut.
Awalnya istri Minto, curiga dengan tas besar berwarna hitam yang ada di teras rumahnya. Begitu membuka sedikit, melihat pertama kali ada tangan manusia, kemudian merasa curiga langsung memanggil suaminya. “Ternyata ada mayat bayi perempuan masih berdarah dan ada selembar surat bertuliskan agar memakamkan bayi tersebut, karena si penulis surat tidak bisa memakamkannya. Surat tulisan tangan itu juga berisikan, doa bagi yang memakamkannya mendapat rezeki,†kata Pambakal Desa Cabi, Pahrul Hidayat.
Lalu, Pahrul bersama warga desa langsung menghubungi Polsek Simpangempat. Anggota pun langaung ke lokasi dan memasang garis polisi diteras rumah Minto. Petugas membuka tas berisi mayat bayi perempuan di depan rumah warga Desa Cabi, Simpangempat, Kabupaten Banjar.
Berdasarkan pengakuan Minto, pada malam harinya dirinya bersama istri mendengar suara ribut seperti orang berkelahi dari depan rumahnya. Namun hanya berani melihat dari balik jendela, ada satu orang perempuan dan banyak pria semuanya mengenakan masker, dengan mengendarai sepeda motor.

“Kemungkinan mereka bukan dari warga Cabi, karena rumah Pak Minto ini tepat dipinggir jalan A Yani, kemungkinan yang menaruh orang luar. Tetapi silakan konfirmasi ke kepolisian,†pungkas Pambakal Desa Cabi seperti dilansir tribunnews.com.
Kapolsek Simpangempat, Iptu Endris melalui Kanit Reskrim Polsek Simpangempat, Ipda Ari Handoyo membenarkan ada temuan mayat bayi tersebut. Pihaknya setelah melakukan evakuasi kemudian membawa jenazah mayat bayi tersebut ke RSUD Ulin di Banjarmasin untuk dilakukan visum dan otopsi.
“Benar ada temuan mayat bayi, kami bawa ke RSUD Ulin untuk visum dan otopsi. Kami juga sudah meminta keterangan saksi-saksi, termasuk yang pertama kali menemukan tas berisikan mayat bayi tersebut,†jelasnya. (rico)
Editor : Cell
-
Bisnis2 hari yang laluJaecoo Merambah Banjarbaru, Buka Dealer Resmi di A Yani Km 33
-
HEADLINE3 hari yang laluGunungan Sampah di TPS Jafri Zamzam Dibersihkan
-
HEADLINE3 hari yang laluHujan Ringan Diprediksi Landa Kalsel Sepekan ke Depan
-
HEADLINE2 hari yang lalu“Aksi Reset Indonesia” di DPRD Kalsel, Ditinggal Supian HK Tiga Mahasiswa Luka
-
Olahraga3 hari yang laluOffroader SBOX 2026 Dilepas dari Depan Balai Kota Banjarbaru
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluPepelingasih – Perumda PALD Banjarmasin Bahas Pengelolaan Limbah Domestik






