Connect with us

Kabupaten Banjar

Jalur Takuti – Sungaijati Diputus Banjir, Saidi Minta Dinas PUPR Bangun Jembatan Darurat

Diterbitkan

pada

Bupati Banjar H Saidi Mansyur melihat langsung kondisi jembatan di Desa Takuti yang hancur karena banjir. Foto : DKISP Kabupaten Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir di Kalsel terjadi di Kabupaten Banjar dan sekitarnya. Kondisi ini mengakibatkan volume air sungai meningkat dan mengakibatkan daerah-daerah rendah tergenang.

Peningkatan volume air juga terjadi di aliran Sungai Riam Kiwa. Bahkan, Selasa (14/12/2021), sebuah jembatan armco berukuran 3 x 5 meter di Desa Takuti, Kecamatan Mataraman, hancur karena kerasnya luapan air.

Jembatan yang menghubungkan Desa Takuti dengan sejumlah desa lainnya di Kecamatan Mataraman itu tak kuat menahan kerasnya terjangan air. Walhasil, untuk sementara jalur desa tersebut terputus. Namun, masih ada jalur lain yang bisa digunakan pengendara.

Mendapati laporan mengenai kondisi itu, Bupati Banjar H Saidi Mansyur bersama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Ahmad Solhan, Selasa (14/12/2021) pagi langsung mendatangi lokasi guna melihat secara langsung kondisi di desa itu.



 

Baca juga : Hadiri Kegiatan Bapor Korpri, Plt Bupati HSU Ikut Rasakan Sensasi Balogo

Ditemani Pembakal atau Kepala Desa Takuti, Bayu Sapto Pamungkas, bupati melihat kondisi jalan yang tidak lagi ada jembatannya itu sambil berdialog dengan masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Ahmad Solhan, kepada kanalkalimantan.com mengatakan, kerusakan terjadi karena kerasnya arus air di bawah jembatan armco itu.

Instruksi bupati saat melihat langsung ke lokasi tadi, Dinas PUPR diminta melakukan perbaikan jangka pendek sesegera mungkin dengan pembangunan jembatan darurat.

“Kami segera melakukan pembangunan jembatan darurat sesuai instruksi bupati agar akses dua arah bisa lancar,” jelas Solhan.

Menurut dia, penanganan jembatan darurat yang dimaksud sementara akan dibangunkan jembatan darurat dengan menggunakan bahan dari kayu dulu. (kanalkalimantan.com/dhani)

Reporter : dhani
Editor : kk


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->