Kota Banjarmasin
Gerakan Kata Terbanyak, 5.502 Karateka Pecahkan Rekor Muri
BANJARMASIN, Rekor Muri (Museum Rekor Indonesia) berhasil diraih oleh Kalsel. Penghargaan gerakan kata oleh karateka terbanyak ini ditampilkan Minggu (8/9) pagi di sepanjang kawasan Siring 0 Km hingga jalan Lambung Mangkurat dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-36.
Penghargaan diterima setelah Pemerintah Provinsi Kalsel dan PB FORKI Kalsel sukses selenggarakan peragaan gerakan kata yang melibatkan dari 5.502 karateka. “Setelah kami verifikasi, ada lebih dari 5.500 karateka yang ikuti kegiatan hari ini. Sehingga hari ini dinobatkan sebagai pelaksanaan Gerakan Karate Terbanyak di Indonesia,†kata Manajer Muri, Triyono.

Perwakilan Museum Rekor Dunia Indonesia resmi menyerahkan sertifikat Muri kepada Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor yang memimpin upaya pemecahan rekor yang digelar di sekitaran alur sungai Martapura.
Tidak lupa Paman Birin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh partisipan yang berkesempatan memecahkan rekor Muri ini. Ribuan karateka yang mengenakan pakaian serba putih dan ikat kepala dari kain berwarna warni menyambutnya dengan sorak sorai.
Ribuan karateka yang telah berkumpul sejak pukul 8 pagi ini berhasil mengalahkan rekor Muri sebelumnya yang sempat dipegang oleh Bandung pada tahun 2016 dengan jumlah karateka sekitar 3.000 orang.
Saat pemecahan rekor, mereka peragakan gerakan kata satu, kata dua dan beberapa gerakan lainnya secara serentak dipimpin langsung H Sahbirin Noor. Karateka ini berasal dari berbagai latar belakang dan usia yang beragam, ribuan karateka yang tergabung di Lembaga Karatedo Indonesia (Lemkari) dapat secara harmonis, tegas dan percaya diri peragakan gerakan-gerakan karate tersebut.
Pemecahan Rekor MURI kali ini juga dihadiri perwakilan Kemenpora, Wasekjen PB Forki, Pangdam VI Mulawarman dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel. (mario)
Editor : bie
-
HEADLINE2 hari yang laluGedung KMP Landasan Ulin Timur Diresmikan, Beroperasi Agustus
-
HEADLINE3 hari yang laluNobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat
-
kampus3 hari yang laluWasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluMusancab dan Pendidikan Politik Perkuat Konsolidasi PDI P Kapuas
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluDPC PDI P Kapuas Menggelar Pelantikan Pengurus PAC
-
OPINI2 hari yang laluPrestasi Instan dan Matinya Integritas Mahasiswa





