Connect with us

HEADLINE

Geng TOME dan Dosky Kelompok Tawuran di Trikora Banjarbaru Diringkus Polisi

Diterbitkan

pada

Senjata tajam yang disita dari tawuran dua kelompok geng remaja oleh anggota Polsek Liang Anggang. Foto: polseklianganggang

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tim gabungan kepolisian berhasil meringkua dua kelompok remaja yang melakukan tawuran di ruas Jalan Trikora Kelurahan Guntung Manggis, pada Kamis (13/6/2024) dini hari lalu.

Aksi tawuran menggunakan senjata tajam (Sajam, red) disinyalir terjadi antara dua kelompok remaja yang sengaja janjian bertemua di depan Komplek Griya Pesona Bhayangkara, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin.

Peristiwa tawuran dua kelompok remaja itu pun menjadi viral usai sebuah rekaman video beredar di media sosial dan WhatsApp. Video rekaman menujukkan sekelompok remaja dengan membawa sejumlah Sajam tengah mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan.

Mereka bergerak di ruas Jalan Trikora tepatnya dari arah simpang empat Guntung Manggis melaju hingga gerbang Komplek Griya Pesona Bhayangkara melemparkan petasan dan bermain sajam.

Baca juga: Dua Kelompok Remaja Tawuran Bawa Sajam di Trikora Banjarbaru

Kapolsek Liang Anggang, Kompol Yuda Kumoro Pardede mengatakan, saat ini pihak kepolisian sudah membawa 11 orang remaja laki-laki yang diamankan di Mapolsek Liang Anggang.

“Mereka terbagi menjadi dua kubu atau geng yakni TOME dan Dosky,” ujar Kapolsek Liang Anggang, Kompol Yuda Kumoro Pardede, Jum’at (14/6/2024) siang.

Lebih lanjut dijelaskan Kapolsek, belasan remaja tersebut berasal dari dua kubu atau gank yang diberi nama TOME dan Dosky.

Dua kelompok remaja laki-laki yang melakukan tawuran di ruas Jalan Trikora Kelurahan Guntung Manggis, Kamis (13/6/2024) dini hari, akhirnya diamankan di Mapolsek Liang Anggang. Foto: polseklianganggang

“Dari kubu genk TOME polisi mengamankan ada 8 anak laki-laki, sedangkan dari kubu Dosky jumlah yang diamankan baru 3 orang,” sebut dia.

Baca juga: Peringatan 78 Tahun Hari Bhayangkara, Unsur Forkopimda Banjar Olahraga Bersama

Dari peristiwa ini penyelidikan gabungan masih dilakukan oleh Resmob Polda Kalsel, Resmob Polres Banjarbaru dan Resmob Polres Banjar untuk mengejar pelaku diduga geng lainnya.

Kepolisian menemukan barang bukti yang diduga digunakan para remaja dalam aksi tawuran tersebut, seperti beberapa buah sajam jenis celurit dan klewang.

Dua Kelompok Remaja Tawuran di Depan Gerbang Komplek Griya Pesona Bhayangkara

Aksi kelompok remaja yang sedang tawuran resahkan warga Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sebuah rekaman video beredar di media sosial dan WhatsApp, menujukkan sekelompok remaja dengan membawa berbagai senjata tajam (sajam) tengah mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan.

Mereka bergerak di ruas Jalan Trikora tepatnya dari arah perempatan Guntung Manggis-Jalan Trikora melaju hingga gerbang komplek Griya Pesona Bhayangkara, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin.

Baca juga: Masjid Al Jihad Banjarmasin Terima 87 Sapi Kurban, Penyembelihan Dibantu Dua Alat Mekanis

Saat dikonfirmasi, Ketua RT 51 Komplek Griya Pesona Bhayangkara, H Ariffin membenarkan kejadian tersebut terjadi pada Kamis (13/6/2024) sekitar pukul 01.33 Wita tepat di depan komplek.

“Kalau kejadian itu benar adanya di depan komplek kami, tapi mereka bukan warga kami. Ada dua kelompok remaja yang mungkin memang sudah janjian mau tawuran atau gimana saya tidak tahu, cuma titik temunya itu pas ada di depan komplek,” ujar H Ariffin saat dikonfirmasi, Kamis (13/6/2024) malam.

Melalui rekaman CCTV, Ariffin menjelaskan bahwa kedua kelompok remaja yang masing-masing datang dari dua arah.

Kelompok remaja pertama datang dari arah Guntung Manggis (Arah Timur, red) dan kelompok remaja kedua datang dari arah berlawanan yakni dari arah Liang Anggang -sebelah Barat-.

“Saya lihat di CCTV kejadian sekitar pukul 01.33 Wita sampai 01.35 Wita, sekitar dua menit saja kejadian itu, malam tadi,” sebut dia.

Ariffin mengungkap, kejadian ini diketahui bermula saat ada security di dalam pos jaga komplek yang mendengar suara petasan dari arah depan jalan komplek.

Baca juga: Kadis PUPR Tanbu Tersangka Kasus Korupsi Pembelian Lahan Fiktif

“Kemudian dia keluar dari pos, terlihat petasannya berasal dari kelompok remaja arah dari Guntung Manggis dan kelompok lainnya dari arah Liang Anggang itu seperti standby menunggu,” ungkapnya.

Setelah bunyi petasan itu, sambung dia, kelompok remaja dari arah Liang Anggang itu kemudian membawa sajam dan lainnya, alhasil membuat kelompok remaja dari arah Guntung Manggis atau sebelah Timur kocar kacir.

“Ada yang sempat masuk ke dalam komplek, tapi masuk ke belakang sana karena komplek itu jalurnya bukan jalur komplek sini saja, tapi jalur umum kan. Kalau malam tidak tutup, dibuka sedikit,” jelas Ariffin.

Security pos jaga sempat keluar menuju jalan raya, namun didapati dua kelompok remaja itu sudah bubar.

“Security posisinya berada di pos depan yang jaraknya agak jauh dari Jalan Trikora, setelah serang-serangan pakai petasan, kelompok remaja itu melihat security keluar mereka bubar,” terangnya.

“Awal bubarnya dari kelompok remaja arah Guntung Manggis karena melihat kelompok dari arah Liang Anggang itu membawa senjata tajam, tapi saat kejadian di depan komplek kami tidak ada korban. Tidak ada warga yang terlibat, itu murni dari dua kelompok remaja,” beber dia.

Baca juga: Gubernur Kalsel Apresiasi Program Penghijauan dan Konservasi Alam TJSL PLN

Kendati demikian katanya, peristiwa ini sudah dilaporkan kepada pihak berwajib, baik melalui Polres Banjarbaru maupun Polsek Liang Anggang.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Syahruji saat dihubungi membenarkan bahwa kepolisian telah menerima rekaman video yang beredar luas itu.

“Video tersebut memang benar adanya dan telah beredar di media sosial. Polres Banjarbaru sekecil apapun informasi itu tetap kita antisipasi, kita telusuri,” ujar Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Syahruji saat dihubungi.

Secara resmi, kata AKP Syahruji belum menerima laporan resmi oleh fungsi terkait, termasuk untuk laporan di Polres Banjarbaru belum ada.

Kendati demikian, kepolisian mengimbau kepada seluruh warga Kota Banjarbaru agar tetap berhati-hati dan tidak khawatir maupun takut.

“Saat ini Polres Banjarbaru sudah membentuk tim Unit Kecil Lengkap (UKL), belasan personel gabungan yang terdiri dari sejumlah fungsi seperti Reskrim, Satnarkoba, Lantas, Sabhara, Intel yang ditugaskan untuk berpatroli selama dua shift,” ungkap dia.

Baca juga: Luas 3,7 Hektare, TPU Lintas Agama di Banjarbaru Diresmikan

Di sisi lain jika ada warga yang melihat maupun mengetahui kejadian itu langsung dihimbau agar dapat langsung melaporkan kepada pihak berwajib

“Segera melaporkan bisa melalui aplikasi Cangkal atau Call Center 110 atau langsung datang ke Polres dan Polsek terdekat agar bisa ditindaklanjuti,” tandas Syahruji. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter : wanda
Editor : bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->