Kabupaten Tanah Bumbu
Gegara Pengroyokan di Warung Kopi, Kakak Adik di Sungai Loban Masuk Bui
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Unit Resmob Satreskrim Polres Tanah Bumbu (Tanbu) mengamankan dua pelaku dugaan pengeroyokan di sebuah warung, jalan lintas provinsi, Desa Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah bumbu, Senin (7/2/2022) sore.
Pelaku berinisial AR (20) dan IR (29), Keduanya merupakan kakak beradik warga Desa Sebamban Baru Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanbu.
Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo melalui Kasi Humas Polres Tanbu AKP H I Made Rasa membenarkan atas penangkapan kedua pelaku tindak pidana penganiayaan tersebut.
Polisi membekuk kedua pelaku berdasar laporan dari MH (23), korban, warga Desa Sari Mulya RT 01 Kecamatan Sungai Loban.
Baca juga: Ilmuan : Suhu Laut Meningkat Tiap Tahun, Ciptakan Kekacauan Cuaca Global
AKP H I Made Rasa mengatakan, kronologi kejadian perkara saat itu korban sedang duduk di warung, kemudian datang dua kakak beradik kepadanya dan melakukan tindak pidana penganiayaan.
“Kejadian pengroyokan itu terjadi pada hari Minggu 6 Febuari 2022 sekitar pukul 03.40 Wita di sebuah warung kopi. Lokasi kejadian di Desa Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban,” ujarnya.
Saat itu, pelaku AR memukul bagian kepala korban sekali menggunakan gelas kaca hingga pecah, lalu datang IR membawa batako yang ingin dipukulkan di bagian kepala korban, tapi berhasil ditahan oleh korban.
Tak cukup sampai disitu, pelaku IR mencekik leher korban dan AR melukai pinggang sebelah kiri korban menggunakan pecahan gelas kaca.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka sobek di bagian kepala sebelah kanan, dan bagian pinggang sebelah kiri. Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungai Loban.
“Setelah pihak Polsek Sungai Loban menerima Laporan tersebut, kemudian Unit Reskrim Polsek Sungai Loban yang di-back-up Unit Resmob Polres Tanah Bumbu melaksanakan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap AR dan IR pada Senin 7 Februari 2022 sekitar pukul 18.00 Wita di Jalan Provinsi Desa Sebamban Baru,” beber AKP H I Made Rasa.
Baca juga: Dinkes Banjar Kebut Vaksinasi Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19
Kini kedua kakak beradik sudah diamankan di rumah tahanan Mapolsek Sungai Loban untuk diproses hukum lebih lanjut.
Kedua pelaku akan disangkakan dengan pasal 170 KUHP ayat 2 tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 7 tahun pidana penjara. (kanalkalimantan.com/ftr)
Reporter : ftr
Editor : bie
-
HEADLINE17 jam yang laluBMKG : Cuaca Kalsel Cerah, Suhu Capai 36 Derajat Celsius
-
Kabupaten Banjar21 jam yang laluRaperda Perubahan APBD 2026 Rp3,14 T, Bupati Banjar Sampaikan di Rapat Paripurna DPRD
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Serahkan Satyalancana Karya Satya di Hari Kemerdekaan
-
Pemprov Kalsel1 hari yang laluKalsel Expo 2026 Catat Transaksi Rp21 Miliar, Pengunjung 1,2 Juta
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluWali Kota Banjarbaru: Perjuangan Veteran Dilanjutkan dengan Semangat Membangun
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluPaskibraka Balangan Sukses Kibarkan Sang Merah Putih




