Connect with us

HEADLINE

Dugaan Kebakaran di Cempaka Disengaja, Ada Warga Sering Ngamuk, Relawan Sempat Dihalangi

Diterbitkan

pada

Korban kebakaran di RT 09 Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, sedang mengais puing tempat tinggal mereka yang tersisa arang, Kamis (3/2/2022). Foto: ibnu

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Api yang berkobar di Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, pada Selasa (1/2/2022) malam, sekitar pukul 22.53 Wita, yang menghanguskan enam buah rumah diduga sengaja dibakar.

Titik api yang sulit dijangkau di tengah permukiman padat dan bangunan rumah yang terbuat dari kayu, mengakibatkan api cepat merambat menghanguskan enam rumah warga.

Kepada Kanalkalimantan.com, Ketua RT 09, Elsa menuturkan terkait kejadian kebakaran di wilayah permukiman itu diduga disebabkan oleh kesengajaan salah satu warganya sendiri.

“Membakar rumahnya dengan sengaja,” ucap Ketua RT 09, Elsa.



 

 

Baca juga : RDP Komisi II dengan Dishub Barsel, Sorot Izin Bongkar Muat dan Pelabuhan Pasar Lama

Elsa tidak bisa menyimpulkan penyebab kebakaran, namun dirinya menceritakan apa yang terjadi pada malam itu.

Disebutkan terduga pelaku pembakaran adalah remaja insial N (17), seorang laki-laki yang baru selesai direhabilitasi Narkoba di pulau Jawa.

“Waktu kejadian pelaku masih dalam pengaruh obat-obatan,” ungkap Elsa.

Dikatakan Elsa, selepas Isya N (17) diketahui sedang mengamuk kepada orangtuanya dan berniat ingin membakar rumah.

Korban kebakaran di RT 09 Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, sedang mengais puing tempat tinggal mereka yang tersisa arang, Kamis (3/2/2022). Foto: ibnu

Baca juga : Ammar Zoni Diburu Warga saat Serahkan Bantuan Kebakaran di Cempaka

Dilanjutkan Elsa, ketika api mulai menyala, N mencoba menyelamatkan keluarga yang di samping dengan meneriaki “Bule pak le, cepat keluar rumah ku bakar,” teriaknya tiru Elsa.

“Kalau habis Isya kumat, siang enggak,” kata Ketua RT di Kecamatan Cempaka ini.

Diketahui N dalam sepekan terakhir emosinya sudah tidak karuan, dikatakan Elsa, N sering mengamuk tidak karuan. Bahkan keluarga N, ketika malam hari harus mengungsi untuk menghindari amukannya.

“Barang-barang perabotan habis di rumahnya akibat amukannya, N juga mengacungkan sajam ke keluarganya. Pihak eluarganya kalau malam hari harus mengungsi untuk menghindari amukannya,” tambahnya.

Baca juga: Kebakaran Sungai Tiung Cempaka Hanguskan Enam Rumah Warga

Masih dari penuturan Elsa, N sering mengamuk selepas dirinya direhabilitasi di pulau Jawa, namun amukannya tidak separah saat malam kebakaran itu.

N (17) setelah api padam sempat memohon ampun kepada keluarga, namun tak berselang lama emosi labilnya kambuh lagi. Setelah itu diamankan pihak kepolisian.

Baca juga: Kebakaran di Cempaka, Wali Kota Aditya Tinjau Lokasi Pastikan Korban Dapat Bantuan!

Dari informasi yang dihimpun Kanalkalimantan.com dilapangan, N mencoba menghalang-halangi petugas pemadam saat ingin bertugas, dengan mengacung senjata tajam dan menghambur perlengkapan mereka.

Perlakuan itu diutarakan salah seorang relawan Barisan Pemadam Kebakaran, unit mereka menjadi salah satu korban penghadangan oleh N (17) saat masuk ke lokasi kebakaran.

“Unit kami sempat dihalangi waktu di TKP,” ungkapnya.

Terkait dugaan ada seorang terduga pelaku pembakaran, Kapolsek Cempaka, Ipda Subroto Rindang Arie Setyawan menegaskan tidak ada terduga pelaku, namun petugas kepolisian mengamankan saksi yang rumahnya paling awal terbakar dimintai keterangan di Mapolsek Cempaka.

“Pagi tim mendatangi lokasi kebakaran untuk olah TKP dan identifikasi, kita peroleh hipotesa sementara, diduga api berasal dari korsleting listrik,” ujar Kapolsek Cempaka, Kamis (3/2/2022).

Sementara saksi masih berada di Mapolsek Cempaka untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->