Disdik HSU Dukung Pelatihan di Lembaga Pendidikan Non Formal - Kanal Kalimantan
Connect with us

Kab. HSU

Disdik HSU Dukung Pelatihan di Lembaga Pendidikan Non Formal

Diterbitkan

pada

Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) Semitra Kabupaten HSU menggelar program pelatihan kejuruan komputer tingkat dasar. Foto : dewahyudi

AMUNTAI, Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) Semitra Kabupaten HSU menggelar program pelatihan kejuruan komputer tingkat dasar, di LPK Sentra Mitra Jaya Amuntai, Senin (29/10).
Pelatihan berlangsung dari 22 Oktober sampai tanggal 31 Desember, berkerjasama dengan, Yayasan Sentra Mitra Karya, Dinas Pendidikan Kabupaten HSU, diikuti sebanyak 60 peserta.

Menurut Ketua LKP Semitra Khairunnisa mengatakan, kegiatan pelatihan kejuruan komputer tingkat dasar dilaksanakan selama 12 hari bertujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk belajar menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.

“Untuk mempermudah kegiatan belajar, berkerja dan kehidupan sehari-hari agar tidak ketinggalan kemajuan teknologi,” ujarnya.

Dirinya berharap, adanya kegiatan pelatihan para peserta dapat mempelajari pelatihan dengan sebaik-baiknya dan bisa bermanfaat.

Sementara itu, Basuki Rahman, Kasi Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan HSU mengatakan, pemerintah saat ini sedang gencar melakukan pendidikan kepada masyarakat selain pendidikan formal maupun non formal.

Dinas Pendidikan HSU menyambut baik adanya pelatihan kejuruan komputer tingkat dasar yang diadakan oleh LKP Semitra secara gratis.

Ia menambahkan, saat ini pemerintah daerah hanya memberikan fasilitas, untuk penyaluran tenaga kerja bisa antar lembaga yang berkerjasama dengan perusahaan swasta ataupun pemerintah daerah yang membutuhkan tenaga kerja.

“Karena lulusan LKP ilmu yang didapat sangat bagus, tidak menutup kemungkinan meraka bisa direkrut sesusai dengan bidang keahliannya,” tutur Basuki.

Selain itu, saat ini pemerintah sedang mengupayakan lembaga lembaga pelatihan agar tetap aktif dengan memberikan akreditasi tiap lembaga pelatihan. Mencoba aplikasi data pokok pendidikan yang diluncurkan langsung dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Aplikasi Dapodik dapat langsung melihat lembaga mana yang aktif dan mana lembaga yang tidak aktif memberikan pendidikan kepada masyarakat,” jelas Basuki.

Lembaga yang tidak aktif menginput data di Dapodik pertama akan diberikan teguran secara lisan, kedua secara tertulis, ketiga menonaktifkan NPSM lembaga. (dew)

Reporter: Dew
Editor: Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
Advertisement

Headline

Trending Selama Sepekan