Connect with us

Pemkab Banjar

Dinkes Siap Luncurkan Buku 3 Tahun Membangun Kesehatan di Kabupaten Banjar

Diterbitkan

pada

Kepala Dinkes Banjar Ikwansyah Foto : rendy

MARTAPURA, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar dalam waktu dekat akan meluncurkan buku bertema tiga tahun membangun kesehatan di Kabupaten Banjar, selama kepemimpinan Bupati Banjar KH Khalilurrahman.

Begitu disampaikan Kepala Dinkes Banjar Ikwansyah saat ditemui kanal kalimantan usai coffe morning di Aula Barakat, Senin (25/2).

Menurut Ikhwan, sektor kesehatan di Kabupaten ini merupakan salah satu visi/misi Bupati Banjar, buku tersebut nantinya mengupas upaya bersama yang dilakukan Pemkab Banjar melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Persiapan buku itu terus kita siapkan hingga sekarang, kita sudah menyiapkan drapnya, nantinya buku ini akan di sampaikan atau diluncurkan Bupati Banjar pada 17 Maret mendatang,” akunya.

Tujuan buku ini diluncurkan agar masyarakat mengetahui upaya dari Pemkab Banjar dalam menangani dan menanggulangi permasalahan kesehatan di daerah ini.

Ketika ditanya Kanal Kalimantan, apa peningkatan yang dirasa cukup signifikan di tiga tahun kepemimpinan Bupati Banjar KH Khalilurrahman, Ikhwan mengatakan yang paling nampak terlihat diantaranya fasilitas kesehatan. Contohnya, dari 24 Puskesmas yang ada 22 diantaranya sudah terakreditasi.

Akreditasi merupakan bentuk komitmen bersama untuk menuju Puskesmas yang berkualitas. Pentingnya akreditasi Puskesmas guna mendukung program pemerintah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan tingkat kepuasan bagi masyarakat.

“Artinya target kita sudah 92 persen di RPJMD terakreditasi, sisanya tahun ini ada 2 Puskesmas yang Insya Allah mendapatkan akreditasi lagi, yaitu Puskesmas Aluh-aluh dan Puskesmas Sungai Tabuk 2,” jelasnya.

Sementara dari segi fisik dari 24 Puskesmas yang ada, hampir semua Puskesmas sudah diperbaiki. Memang masih ada 3 Puskesmas yang harus dilakukan pembenahan, namun beban itu menurutnya bukan aset bangunan di Pemerintah Kabupaten Banjar.

“Contohnya saja Puskesmas Sungai Tabuk 1 yang masih dibawah Pelni, Puskesmas Aranio di bawah PLN dan Puskesmas Sambung Makmur yang lokasinya masih tidak memenuhi persyaratan. Namun itu PR kami mudahan ke depan kita bisa membangun Puskesmas yang berada di Martapura II,” pungkasnya. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares
-->