Kabupaten Lamandau
Dinas PUPR Lamandau Operasikan Mobil Toilet Portable
KANALKALIMANTAN.COM , NANGA BULIK – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lamandau mendatangkan satu unit mobil toilet portabel untuk masyarakat Lamandau. Peluncuran armada sanitasi berjalan ini menggunakan dana APBD tahun 2022.
Saat dijumpai awak media Selasa (10/01/2022) sore, pejabat fungsional teknik penyehatan lingkungan, Febta Purnawan mengatakan, mobil toilet umum ini sementara hanya 1 unit dan digunakan untuk kebutuhan penyelenggaraan kegiatan di Kabupaten Lamandau.
“Karena selama ini memang kesulitan kita di sisi pengelolaan sanitasi, jadi kebutuhan WC untuk buang air ketika event berlangsung tidak kesulitan mencari WC atau toilet dan ruang cuci tangan,” ucapnya.
“Kami berharap dengan adanya pengadaan mobil toilet ini bisa memfasilitasi dan juga ini bisa digunakan multifungsi saat keadaan bencana situasi yang tidak terduga seperti banjir dan lain-lainya, bisa kita kerahkan sesuai permintaan sehingga bisa melayani masyarakat dengan lebih baik,” pungkasnya.
Baca juga: Dipanggil ke Polda Kalsel, Pria yang Pamer Rekening Rp 500 Triliun Beri Klarifikasi
Terpisah Kadis PUPR Kabupaten Lamandau Joni Elen berpesan kepada masyarakat Lamandau, agar menjaga fasilitas dan rawat sebaik mungkin. “Karena fasilitas inilah satu-satunya yang ada di Lamandau yang bisa kita rawat dan jaga bersama untuk kebutuhan kita bersama,” tandasnya.(Kanalkalimantan.com/habibullah)
Reporter : habibullah
Editor : kk
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin





