Kabupaten Hulu Sungai Utara
Dibuka Agustus 2020, Agrowisata KTB Desa Bayu Hirang Kini Hasilkan Keuntungan
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Sejak diresmikan pada Juli 2020 silam, kerja keras agrowisata Kampung Tangguh Banua (KTB) Desa Bayu Hirang, Kecamantan Amuntai Selatan, mulai menuai hasil.
Kepala Desa Banyu Hirang Hiliyani kepada Kanalkalimantan.com, Sabtu (13/2/2021) mengakui sejak beroperasi sekitar bulan Agustus 2020 hingga Januari 2021, pihaknya bisa meraup keuntungan puluhan juta rupiah dari tempat argowisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Saya sempat tak menduga keuntungan sejak Agustus tahun 2020 lalu, sampai sekarang bersih kita mencapai Rp 41 juta masuk ke BUMDes,” ungkap Hiliyani.

Padahal, lanjut Hiliyani keuntungan puluhan juta rupiah tersebut diperoleh hanya dari pendapatan parkir dan sewa sepeda air di lokasi agrowisata saja. Belum lagi terhitung keuntungan dari warga sekitar yang berjualan makanan dan kerajinan di sekitar lokasi agro wisata.
Sedangkan untuk masuk ke lokasi argowisata sendiri, pihaknya sejak semula menggratiskan bagi para pengunjung.
Yani meyebut, keuntungan didapat selama ini berkat hasil kerjasama antara karang taruna desa setempat bersama BUMDes secara swadaya. Pendapatan dari pengelolaan sektor agrowisata di tahun 2021 ini diharapkan terus meningkat.
“Itu untuk keuntungan dari sektor agrowisata saja, belum lagi sektor perikanan, sebagian besar dari hasil tambak apung kita belum panen, jadi belum tahu berapa total keuntungannya,” ujar Hiliyani.

Ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dorongan terutama pemerintah daerah melalui Dekranasda, Dinas Perikanan, Dinas kesehatan, Disporabudpar, Disperindagkop UKM ditambah dukungan Polres HSU, Kodim 1001 Amuntai, Bank Kalsel dan PT PLN.
PT PLN sejak tahun 2019 silam hingga sampai 2021 ini terus membantu dari mulai pembangunan gapura eceng gondok, titian ulun, gazebo, toilet dan keramba apung.
“PLN sendiri rencananya sampai pada tahun ini 2021 akan membantu lagi untuk pembangunan lanjutan titian ulin, pondok terapung, pembangunan tiang listrik dan lain-lain,” tambahnya.

Sementara, untuk penggunaan dana BUMDes tahun 2021 pihaknya berencana melakukan penambahan stand untuk para penjual makanan, kerajinan dan penambahan jalan titian.
Kendati kondisi dimasa pandemi, kata Yani selama ini para pengunjung terbilang cukup banyak, terutama pada hari-hari libur.
Oleh karena itu dalam prakteknya, selama pandemi pihaknya tetap menekankan para pengunjung untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M.
Adapun agrowisata yang dapat dinikmati dilokasi selama ini diantaranya spot-spot foto Instagramable, sepeda air, pemberian pakan ikan serta rumah singgah apung. Ditambah stand kerajinan ayaman yang berada tidak jauh dari lokasi wisata. (kanalkalimantan.com/dew)
Reporter: dew
Editor : bie
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluLandmark Kalsel Ini Segera Dibuka, Pemprov Kalsel Terus Matangkan Persiapan
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluKontingen Banjarbaru Berkekuatan 148 Orang Turun ke Popda Kalsel 2026
-
Olahraga3 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Dimulai, Empat Cabor Dipertandingkan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Banjar Tekankan Penggunaan DTSEN
-
HEADLINE24 jam yang laluPSN dan Konsesi Perparah Ancaman El Nino di Kawasan Gambut Kalimantan
-
HEADLINE2 hari yang laluJemaah Haji Tertua 102 Tahun dari Kalsel, Mbah Kasrun: Rajin Ibadah





