Connect with us

Kota Banjarmasin

Deklarasi Damai Ajak Masyarakat Sabar Tunggu Hasil Resmi Pemilu

Diterbitkan

pada

Para tokoh masyarakat di Kalsel melakukan deklarasi pemilu damai Foto: mario
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Deklarasi Merajut Kembali Tali Persaudaraan Masyarakat Banua dalam Rangka Menjaga Stabilitas Kamtibmas di Kalsel digelar di Gedung Serbaguna Chandra, Selasa (30/4). Deklarasi ini diikuti Gubernur Kalsel Sahbirin Noor diikuti oleh Forkopimda serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Deklarasi ini guna menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian serta menjalin kesatuan dan persatuan bangsa, memelihara tali persaudaraan sebagaimana masyarakat banua yang ‘Ruhuy Rahayu’, menentang segala bentuk hoaks, ujaran kebencian, dan upaya inkonstitusional yang memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI. Termasuk mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tetap tenang dan sabar dalam menunggu hasil resmi dari KPU.

Sahbirin Noor, berharap agar masyarakat Kalsel untuk sabar dalam menunggu hasil putusan. Ia harap agar seluruh masyarakat kembali ke kehidupan sehari-hari dan tidak saling ribut dan berkelahi demi suasanan Kalsel yang kondusif. “Kadang, menunggu pekerjaan yang jenuh. Isi dengan kegiatan positif,” sarannya.

Fadhly Mansoer, Sekretaris MUI Kalsel sangat mengapresiasi deklarasi ini. Pun ia mengimbau khususnya umat Islam untuk bersyukur kepada Allah SWT. Ia juga mengajak agar relawan jangan main hakim sendiri dalam menunggu hasi hitung cepat. “Ajak elemen masyarakat untuk tetap tenang dan tidak lakukan hal-hal yang merusak kesatuan dan persatuan,” ujarnya.



Ia meminta para pemuka agama dan tokoh masyarakat lainnya untuk memberi bimbingan kepada masyarakat agar berpikir jernih dan positif dan tidak mudah diadu domba. “Berbeda pilihan itu hal biasa,” tuturnya.

Sementara Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani pun menambahkan, ealita sosial yang ada saat ini adalah masyarakat mudah terprovokasi dan menjadi fanatik, sehingga timbul rivalitas antar sesama akibat perbedaan. Padahal persoalan bukanlah ihwal perbedaan yang ada, tapi bagaimana masyarakat dalam menyikapi perbedaan.

“Perbedaan yang tidak disikapi dengan arif akan menimbulkan pergesekan. Harusnya masyarakat bersyukur dengan adanya perbedaan. Perbedaan dilihat sebagai pasangan dan spirit saling melengkapi,” bebernya.  (mario)

Reporter:Mario
Editor:Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Perpanjang PPKM Mikro, Camat Ditunjuk jadi Koordinator

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pemko Banjarmasin memutuskan memperpanjang PPKM Mikro dua pekan ke depan Foto: putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Upaya menekan kasus penyebaran Covid-19 terus dilakukan Pemko Banjarmasin dengan kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro selama dua pekan ke depan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli mengatakan, PPKM berskala mikro diperpanjang hingga 8 Maret mendatang.

“Perpanjangan waktu diputuskan untuk dua minggu ke depan, yaitu 24 Februari sampai dengan 8 Maret 2021,” tuturnya, Rabu (24/2/2021).

Machli juga mengatakan bahwa dalam perpanjangan PPKM berskala Mikro jilid II di Banjarmasin tersebut merujuk Instruksi Mendagri dan juga hasil rapat Satgas Covid-19 Banjarmasin.



Terlebihnya, dalam hasil rapat evaluasi PPKM berskala mikro jilid I tersebut, Machli mengatakan pelaksanaannya terdapat beberapa kekurangan.

Menyikapi hal tersebut Machli menuturkan dalam pelaksanaan PPKM jilid II ini akan disempurnakan dengan cara tambal sulam untuk pelaksanaan di hari ke depan.

Dalam pelaksanaan PPKM jilid II ke depanya sendiri, diungkapkan Machli, Pemko Banjarmasin menunjuk para Kepala Camat yang ada di Kecamatan Banjarmasin untuk menjadi koordinator pelaksanaan PPKM berskala Mikro jilid II di setiap Kecamatan.

“Dalam hasil rapat evaluasi PPKM berskala mikro jilid I tersebut terdapat beberapa kekurangan, dan saat PPKM berskala mikro jilid II ini sudah menunjuk kepala camat yang ada di Banjarmasin untuk menjadi Koordinator,” bebernya.

Dijelaskan Machli, bahwa pelaksanaan PPKM berskala mikro jilid II tersebut, para camat yang di tunjuk sebagai koordinator kegiatan masyarakat, serta memberikan penguatan sosialisasi dan penegakan hukum di pelaksanaannya.
Terkait dalam penegakan PPKM berskala mikro jilid II tersebut, dikatakan Machli bahwa tetap akan ada penindakan operasi razia penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19.

Dan berharap, dalam perpanjangan masa PPKM mikro di Kota Banjarmasin ini dapat mengurangi penyebaran Covid-19 selama dua minggu ke depan.(Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Tindak Lanjuti Instruksi Kapolri, 100 Anggota Polresta Banjarmasin Dites Urine

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

pelaksanaan tes urine yang digelar jajaran Polresta Banjarmasin, Selasa (23/2/2021) Foto: tius
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebanyak 100 anggota Polresta Banjarmasin di-tes urine, Selasa (23/2/2021). Langkah ini menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pasca kasus yang menimpa bekas Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi bersama 11 anak buahnya yang kedapatan pesta narkoba.

“Kami tegas sesuai instruksi Bapak Kapolri, bagi anggota yang terlibat narkoba baik pengguna apalagi pengedar, akan dipidana dan dipecat,” tegas Kapolresta Banjarmasin, Kombes Rachmat Hendrawan.

Tak hanya anggota bintara, jajaran perwira dan juga Kapolresta sendiri turut di-tes urine.



Kombes Rachmat mengakui, tidak semua personel bisa dilakukan tes urine karena keterbatasan alat.

“Jadi kita ambil acak di setiap Satker dan Polsek jajaran. Hasilnya negatif semua. Tapi nanti agar adil akan kita tes urine semuanya,” katanya.

Kapolresta pun mengimbau kepada seluruh anggota untuk tidak mencoba terlibat dan bermain-main dengan narkotika. Karena jika ketahuan, maka pihaknya akan memberikan sanksi hingga pemecatan.

“Di tengah peredaran narkotika yang cukup tinggi di Banjarmasin kita memiliki komitmen yang tinggi dalam pemberantasannya. Jadi jangan ada anggota yang coba bermain-main, karena akan kita pantau dan yang kedapatan akan kita sanksi tegas,” pungkasnya.(Kanalkalimantan.com/Tius)

 

Reporter : Tius
Editor : Cell 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->