Connect with us

Kota Banjarbaru

Bus Vaksinasi ‘Kejar Tayang’ Beri Layanan Malam Hari

Diterbitkan

pada

Bus vaksinasi berikan layanan vaksin hingga malam hari saat gelaran Banjarbaru Murdjani Festival 2021, 17-18 Desember 2021. Foto: Ibnu

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru terus kejar herd immunity alias kekebalan komunal untuk vaksinasi penduduk hingga akhir tahun 2021.

Capaian vaksinasi di Kota Banjarbaru memang sudah mencapai angka 73,55 persen, tapi capaian vaksinasi terhadap lansia baru diangka 51,43 persen masih di bawah 60 persen, sehingga vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun belum bisa dilakukan.

Berlatar belakang hal Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru kembali melakukan pencangan membuka pelayanan dengan bus vaksinasi malam hari.

Sekretaris Dinkes Banjarbaru, Abu Yazid Bustami mengungkapkan Dinkes Banjarbaru sudah mencoba sekali melakukan pelayanan vaksinasi malam hari, di lapangan Murdjani dan disambut dengan antusias oleh masyarakat.



 

 

Baca juga: Banjarbaru Murdjani Festival 2021 Berakhir, UMKM Bangkit dan Siap Bersaing di Pasar Bebas

“Pernah mencoba malam dari Puskesmas Banjarbaru Selatan dan BIN, ternyata minat masyarakat lumayan,” ungkapnya

Dikatakan Yazid, jika efektif melakukan pelayanan saat malam hari maka Dinkes akan menyampaikan kepada rekan-rekan pada hari tertentu untuk melakukan vaksinasi malam hari.

“Nanti disampaikan dengan tim vaksinator kalau efektif diteruskan,” terangnya.

Gelaran Banjarbaru Murdjani Festival 2021 dari pantauan Kanalkalimantan.com, layanan bus vaksinasi disambut antusias masyarakat yang ingin bervaksin saat malam hari.

Baca juga: Vaksinasi Lansia Masih di Bawah 60 Persen, Banjarbaru Belum Bisa Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun

Sisa waktu hingga 31 Desember 2021 bisa mencapai target yang ditetapkan pusat, dan tidak menutup kemungkinan akan membuka pelayanan di tempat lain yang masyarakat berkumpul untuk meningkatkan percepatan vaksinasi.

Terkait vaksinasi klaster lansia Dinkes Kota Banjarbaru disamping adanya penyakit komorbid yang diderita, juga ada ketakutan yang disebabkan hoaks yang tersebar di tengah masyarakat. Sehingga perlu ada pemahaman bahwa vaksin itu aman serta dibutuhkan bagi para lansia sebagai perlindungan diri.(kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->