Kalimantan Barat
Banjir Bandang di Kapuas Hulu, Bencana Lingkungan Ketiga di Tahun Ini
KANALKALIMANTAN.COM, PONTIANAK – Kabupaten Kapuas Hulu jadi langganan banjir dalam setahun ini dan sudah ketiga kalinya berturut-turut.
Novianus, salah satu warga Kapuas Hulu mendesak pemerintah turun langsung melihat situasi di lapangan dan menyelidiki penyebab banjir bandang ini.
“Kita harap pemerintah mencari dan pengumpulan data, informasi, dan temuan lainnya untuk mengetahui kebenaran sebuah fakta dari penyebab banjir di Kapuas Hulu,” kata Novianus, dilansir laman Insidepontianak, Selasa (5/10/2021).
Menurutnya, banjir besar seperti yang terjadi saat ini pernah dirasakan 10 tahun lalu. Namun, setelah itu tak pernah lagi. Banjir kembali melanda dalam setahun ini.
Baca juga: Pipa Bocor di Mandikapau Harus Datangkan Ahli, BPAM Banjarbakula: Dua Pekan Selesai
“Tahun ini kita lihat bersama, banjir berturut-turut tiga kali melanda. Dan yang ketiga ini, banjir yang paling besar,” katanya.
Banjir bandang ini, kata Novianus, menyebabkan rumah warga tenggelam. Warga kehilangan harta benda. Aktivitas ekonomi lumpuh total.
“Sebagian warga sudah ada yang mengungsi,” ujarnya.
Novianus berharap banjir badang yang melanda ini, diinvesitgasi pemerintah untuk mengetahui penyebabnya. Agar bencana serupa ke depan bisa ditanggulangi dan tidka terjadi lagi.
“Kita tau memang ini kan dari alam, tapi harus ada upaya dari pemerintah untuk bagaimana mencegah banjir supaya tidak terjadi berturut-turut seperti ini,” pesannya. (Suara.com)
Editor : kk
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin





