HEADLINE
Duet Iskandar-Iwansyah Muncul Jadi ‘Poros Ketiga’ dari Golkar-PKB di Pilkada Banjarbaru
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Arah politik Partai Golkar di Pilkada Banjarbaru menemui titik terang. Informasi dihimpun, partai berlambang beringin ini akan mengusung duet kader partai pasangan Gt Iskandar dan AR Iwansyah untuk berkompetisi di Pilkada Banjarbaru, ke DPP Partai Golkar. Mereka akan jadi poros ketiga dari kompetitor yang sebelumnya muncul yakni Aditya-Syahriani dan Martinus-Daramawan Jaya.
Kemunculan pasangan Iskandar-Iwansyah ini dibenarkan oleh Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel H. Supian HK di Banjarmasin, Jumat (21/8/2020) siang.
“Untuk di Kota Banjarbaru kita akan meminta AR Iwansyah untuk mencari partai koalisi. Setelah berbagai pertimbangan, muncul nama Gusti Iskandar, karena beliau berdomisili di Banjarbaru,” kata Supian.
Usulan duet pasangan ini disampaikan DPD Golkar Kalsel melalui surat bernomor A-018/GOLKAR-KS/VIII/2020 tersebut ditandatangani oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel, H Sahbirin Noor dan Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel, H Supian HK, Jumat (21/8/2020).
Ditambahkan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini, dipilihnya Iskandar bukan tanpa alasan. Menurutnya, Iskandar memiliki banyak pengalaman, seperti pernah menjadi anggota DPRD Kalsel, anggota DPR RI dan kini menjabat Ketua Umum PMI Kalsel.
“Iskandar sendiri berpasangan dengan ketua DPD Golkar Banjarbaru yaitu AR Iwansyah. Malam tadi (Kamis) ditandatangani surat rekomendasi untuk ditetapkan,” tambah Supian.
Surat keputusan sendiri, jika tidak ada aral melintang akan diturunkan pada Senin (24/8/2020). Supian memastikan, tidak ada nama lain yang direkomendasikan selain Iskandar-Iwansyah.
“Hampir 100 persen. Tidak mungkin diubah lagi. Karena waktunya sempit dan evaluasi sudah ada. Keputusan ini merupakan hasil bersama, bukan sepihak dari Ketua Umum DPD atau Sekretaris DPD,” katanya.
Supain mengatakan, rencananya mereka akan menggandeng Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai mitra koalisi. “Koalisinya yang positif PKB. Kami masih menjajaki dengan PAN dan PKS,” ungkapnya.
Jika koalisi Golkar-PKB terbentuk, maka modal pasangan calon Iskandar-Iwansyah akan mengantongi modal dukungan 8 kursi parlemen. 5 kursi milik Golkar dan 3 kursi dari PKB. Jumlah ini sudah lebih dari cukup mengusung calon karena minimal dukungan yang harus dipenuhi adalah 6 kursi.
Kemunculan pasangan ini sempat tertunda sebelumnya, saat Golkar mengumumkan sejumlah nama yang akan bertarung di Pilkada Kalsel beberapa waktu lalu. (kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : cell
-
Bisnis2 hari yang laluTren Positif Investasi Saham dan Reksa Dana di Kalsel
-
HEADLINE3 hari yang laluBerkas Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Kriminal Banjarmasin21 jam yang laluCekcok Berakhir Maut di Gang Seroja, Dua Pelaku Diringkus
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Gelar Rapat Penanganan Sengketa Tanah
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluJelang Hari Raya Pemkab Kapuas Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluBNNK Balangan Tes Urine Para Sopir Angkutan Lebaran, Dua Didapati Positif




