KRIMINAL BALANGAN
Ayah Kandung di Balangan Tega Cabuli Anaknya yang Masih Bocah!
KANALKALIMANTAN.COM, BALANGAN– Sungguh tega! Seorang ayah kandung di Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, tega mencabuli anaknya sendiri yang masih bocah. Gara-gara perbuatannya, pria berinisial S (35) ini pun dibekuk petugas dari Polsek Haling dibantuk Polres Balangan.
Kapolsek Halong Iptu Krismianto mengatakan, tersangka S ditangjap di rumah kontrakannya bersama dengan barang kain sprei warna merah motif batik, selimut warna merah motif bunga, dan celana kain warna hitam merk Adidas.
“Pelaku merupakan orangtua kandung dari korban. Atas perbuatannya yang bersangkutan terancam pasal pencabulan anak di bawah umur dengan Pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana selama 15 tahun penjara,†tegasnya.
Saat ini, S sudah diamankan di Mapolres Balangan untuk penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini pun ditangani secara khusus oleh PPA Sat Reskrim Balangan, karena korban merupakan anak dibawah umur yang masih berusia 8 tahun.
Peristiwa ini terungkap bermula dari kedatangan saksi MH (22) ke rumah pelaku untuk mencuci pakaian korban pada tanggal 9 Maret 2020 lalu. Di rumah tersebut, saksi menemukan celana dalam milik korban di atas kasur yang ada berkas berupa cairan.
Keesokan harinya, saksi kembali datang ke rumah pelaku. Ketika itu, ia mendapati korban dalam keadaan sakit. Saat ia kemudian memandikan korban dan menyentuh organ vitalnya, korban kesakitan dan mendapati kemaluannya bengkak.
Merasa janggal, saksi pun akhirnya menanyakan kepada korban. Bocah lugu itu pun akhirnya menceritakan bahwa ia telah disetubuhi berulang kali oleh ayahnya. Setelah mendengar pengakuan korban, saksi pun akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi. Hingga akhirnya S ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya. (Kanalkalimantan.com/cel)
Editor : Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluGedung KMP Landasan Ulin Timur Diresmikan, Beroperasi Agustus
-
HEADLINE3 hari yang laluNobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat
-
kampus3 hari yang laluWasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluMusancab dan Pendidikan Politik Perkuat Konsolidasi PDI P Kapuas
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluDPC PDI P Kapuas Menggelar Pelantikan Pengurus PAC
-
OPINI2 hari yang laluPrestasi Instan dan Matinya Integritas Mahasiswa





