Hukum
Bermula dari Cekcok di Grup Whatsapp, Awal Perkelahian Operator SPBU yang Tewaskan Azhar
BANJARBARU, Perkelahian dua operator SPBU Kota Citra Graha yakni Azhar (25) dan Heru (27) yang berakhir pada tewasnya Azhar, rupanya berawal dari cekcok di grup Whatsapp.
Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Syaiful Bob mengatakan, sebelum terjadinya perkelahian Senin (25/11) kemarin, Azhar memaki-maki para pegawai SPBU di grup Whatsapp.
“Jadi, korban saat itu sedang marah dan berucap kata-kata kasar di grup Whatsapp. Karena di dalam grup itu juga ada operator lainnya, maka korban akhirnya ditegur. Yang menegurnya itu adalah pelaku penusukan,” kata Kapolsek.
Merasa tidak terima ditegur, Azhar kemudian mencari waktu untuk bertemu Heru. Saat itu, Azhar mengatahui bahwa Heru akan masuk kerja pada siang hari dan berencana mendatanginya.
Selanjutnya, perkelahian pun tidak dapat dihindarkan usai keduannya beradu mulut di area mushola SPBU. Heru yang sudah tersulut emosi, lantas mencabut senjata tajam (sajam) jenis belati dari pinggang sebelah kirinya.
Heru berusaha menusuk belati tersebut, namun Azhar rupanya sempat menghindar. Di saat yang bersamaan, karyawan SPBU lainnya mencoba melerai keduanya.
“Karena pelaku masih belum puas, pelaku kembali mengejar korban yang masih di dalam mushola dan berhasil menusukkan belatinya mengenai dada sebelah kiri Azhar,” ujar Kompol Syaiful Bob.
Alhasil, nyawa Azhar tidak tertolong saat akan dievakuasi menuju Puskesmas Gambut. Diduga kuat, luka tusukan yang diterima Azhar tepat mengenai bagian jantung.
Dari pengakuan pelaku, penusukan ke arah dada korban tersebut sama sekali tidak disangkanya.
“Pelaku mengakui bahwa dirinya tidak berniat menusuk korban di bagian dada. Pelaku tidak sadar kalau belatinya mengenai dada korban yang mana mengenai jantung korban,” pungkas Kapolsek. (rico)
Editor : Bie
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar Rekonstruksi Jalan Penghubung Desa Labuan Tabu, Lok Tangga dan Sungai Besar
-
Bisnis2 hari yang laluBank Kalsel Resmi Menjadi Bank Devisa
-
Hukum3 hari yang laluRevisi UU Polri 2026 Ancam Supremasi Sipil
-
Bisnis2 hari yang laluBank Kalsel Mulai Operasional Bank Devisa, Layani Transaksi Internasional
-
HEADLINE2 hari yang laluSiti Nur Adlina dari MA Hidayatullah Martapura, Terpilih Anggota Paskibraka Nasional 2026 Wakili Kalsel
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluBupati HSU Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Surplus Rp180,46 M


