Kota Banjarmasin
KSI III dan Tantangan Pelestarian Sungai di Perkotaan
Banjarmasin, Kongres Sungai Indonesia (KSI) III memiliki peran penting dalam upaya menjaga pelestarian sungai di perkotaan. Apalagi kenyataannya, saat ini banyak sungai yang tercemar dan menjadi lokasi pembuangan sampah.
Sebenarnya, berbagai upaya revitalisasi telah dilakukan. Namun, upaya tersebut masih terlalu jauh dari hasil karena perubahan dari cara pandang masyarakat. Tantangan inilah, yang mesti dijawab dalam rumusan KSI di Banjarmasin. (Baca: Kesal, Undang Empat Menteri di KSI III Tapi yang Hadir Cuma Dirjen!)
“Menjadi kepentingan dan kewajiban  kita bersama untuk menyelamatkan sungai dari kerusakan dann kepunahan khususnya di perkotaan,†kata Sekda Kalsel Abdul haris Makkie yang mewakilli Gubernur Sahbirin pada pembukaan kongres.
KSI yang menjadi dari para pemangku sungai di seluruh Indonesia untuk membahas pemeliharaan dan menyelamatkan sungai yang krisis saat ini.
Ada ratusan perwakilan komunitas pegiat lingkungan, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah hadir dalam ajang tersebut. Walaupun KSI kali ini minim perhatian dari pemerintah pusat. Terbukti, dari empat kementerian terkait sungai yang diundang, tak satupun menteri yang datang. Mereka hanya diwakili pejabat setingkat Dirjen yang hadir saat pembukaan. (ammar)
-
HEADLINE2 hari yang laluPerbedaan Perlakuan, Mantan Jampidus Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluLestarikan Budaya, Gubernur Kalteng Resmikan Pembangunan Huma Betang
-
HEADLINE3 hari yang lalu8 Area Rawan Korupsi Daerah: Program Titipan, Pokir, Hibah dan Bansos
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluKompetisi QRIS Pajak dan Retribusi Daerah Banjarbaru Berhadiah Umrah
-
HEADLINE2 hari yang laluKemana Triliunan Sisa Kuota Internet Hangus, IAW Desak Audit Operator
-
DPRD Kota Palangka Raya3 hari yang laluAnggota DPRD Ingatkan Warga Waspada Penyakit Diare dan ISPA


