Kota Banjarmasin
KSI III dan Tantangan Pelestarian Sungai di Perkotaan
Banjarmasin, Kongres Sungai Indonesia (KSI) III memiliki peran penting dalam upaya menjaga pelestarian sungai di perkotaan. Apalagi kenyataannya, saat ini banyak sungai yang tercemar dan menjadi lokasi pembuangan sampah.
Sebenarnya, berbagai upaya revitalisasi telah dilakukan. Namun, upaya tersebut masih terlalu jauh dari hasil karena perubahan dari cara pandang masyarakat. Tantangan inilah, yang mesti dijawab dalam rumusan KSI di Banjarmasin. (Baca: Kesal, Undang Empat Menteri di KSI III Tapi yang Hadir Cuma Dirjen!)
“Menjadi kepentingan dan kewajiban  kita bersama untuk menyelamatkan sungai dari kerusakan dann kepunahan khususnya di perkotaan,†kata Sekda Kalsel Abdul haris Makkie yang mewakilli Gubernur Sahbirin pada pembukaan kongres.
KSI yang menjadi dari para pemangku sungai di seluruh Indonesia untuk membahas pemeliharaan dan menyelamatkan sungai yang krisis saat ini.
Ada ratusan perwakilan komunitas pegiat lingkungan, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah hadir dalam ajang tersebut. Walaupun KSI kali ini minim perhatian dari pemerintah pusat. Terbukti, dari empat kementerian terkait sungai yang diundang, tak satupun menteri yang datang. Mereka hanya diwakili pejabat setingkat Dirjen yang hadir saat pembukaan. (ammar)
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPemprov Kalsel Benahi Fasilitas Olahraga di Stadion 17 Mei
-
HEADLINE3 hari yang laluPantai Teluk Tamiang: Mutiara Tersembunyi di Pelosok Kotabaru
-
Kota Samarinda2 hari yang laluLelaki Mabuk Bakar Rumah di Samarinda Nyaris Tewas Diamuk Massa
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluTarget Pertumbuhan 5 Persen Kunjungan Wisatawan di Kalsel
-
kampus1 hari yang laluWorkshop Jurnalis Mahasiswa Pendidikan Sosiologi ULM
-
HEADLINE3 hari yang laluMasa Peralihan, Suhu Udara Wilayah Kalsel Capai 34 Derajat Celcius

