Kabupaten Banjar
Pemkab Banjar Gelar Ekspose RAD Kota Layak Anak
MARTAPURA, Kota Layak Anak (KLA) merupakan istilah yang diperkenalkan pertama kali oleh Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan tahun 2005 melalui Kebijakan Kota Layak Anak. Karena alasan untuk mengakomodasi pemerintahan kabupaten, belakangan istilah Kota Layak Anak menjadi Kabupaten/Kota Layak Anak dan kemudian disingkat menjadi KLA.
Begitu di sampaikan Sektretaris Bappeda A. Zulyadaini dalam kebijakan tersebut digambarkan bahwa KLA merupakan upaya pemerintahan kabupaten/kota untuk mempercepat implementasi Konvensi Hak Anak (KHA) dari kerangka hukum ke dalam definisi, strategi, dan intervensi pembangunan seperti kebijakan, institusi, dan program yang layak anak.
“Tujuan dari pembentukan KLA adalah untuk mengintegrasikan hak-hak anak ke dalam pembangunan kabupaten/kota untuk melaksanakan kebijakan kabupaten/kota yang layak anak untuk memobilisasi dan mengintegrasikan sumberdaya manusia, keuangan, sarana, prasarana dan metode yang ada pada pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dalam rangka menciptakan kabupaten/kota yang dapat memenuhi hak-hak anak,” katanya.
Ditambahkan Zulyadaini sehubungan dengan penyusunan dokumentasi Rencana Aksi daerah (RAD) Kota Layak Anak maka Senin (19/09), Bappeda Kabupaten Banjar melalui bidang Sosial dan Budaya melaksanakan Ekspose RAD Kota Layak Anak yang digelar di ruang Baiman lantai III Bappeda dipimpin Sektretaris Bappeda A. Zulyadaini serta dihadiri ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Banjar Hj. Nur Gita Tyas Saidi dan tim koordinasi KLA yang terdiri dari beberapa SKPD terkait dengan narasumber A. Mulyana Sumaperwata,SH, MH. (Rendy)
Editor : Chell
-
Olahraga1 hari yang laluBanua Criterium Challenge, Pemanasan Atlet Triathlon Kalsel Menuju Kejurnas
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPTAM Perbaiki Pipa Bocor di Jalan Gubernur Syarkawi, Ini Wilayah yang Terdampak
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluPLN UIP3B Kalimantan Gelar Clean Energy Day, Dorong Perubahan Gaya Hidup Rendah Emisi
-
HEADLINE2 hari yang laluPembenahan Pasar Ujung Murung, Wali Kota Yamin Akui Sulit Cari Investor
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluMahasiswa S2 Ilmu Komunikasi ULM Outing Class ke Pulau Curiak, Belajar Langsung Komunikasi Lingkungan
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluDisdikbud Kalsel Dorong Keberlanjutan Dermaga Pasar Terapung di TMII






