Kalimantan Selatan
Satgas MBG Terbentuk, Awasi 21 SPPG di Banjarbaru
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru membentuk Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) memperketat pengawasan 21 dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang tersebar di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Dalan rapat koordinasi, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para mitra dapur MBG kembali menegaskan komitmen menjaga sistem pelaksanaan program MBG berjalan baik di Ibu Kota.
Saat diwawancarai Lisa Halaby menekankan koordinasi lintas instansi dan para mitra dapur MBG di Banjarbaru menjadi pondasi penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan program MBG di daerah.
Baca juga: Kasus Bayi Dibuang dalam Kresek di Kemuning: Polisi Ringkus R, Hasil ‘Enak-enak’ di Luar Nikah
“Yang jelas hari ini Pemko Banjarbaru bersama Forkopimda termasuk Kepolisian Resor (Polres) Banjarbaru, Kodim 1006 Banjar dan jajaran terkait melaksanakan rapat koordinasi penyelenggaraan pemberian makan bergizi gratis,” ujar Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby usai memimpin rapat di Balai Kota, Selasa (14/10/2025).
Ia menjelaskan, langkah-langkah penguatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi kendala yang bisa muncul di lapangan.
“Langkah-langkah ini kita laksanakan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” sambungnya.
Baca juga: PTAM Intan Banjar Ganti Pipa Distribusi, Pelanggan Diimbau Tampung Air Bersih
Oleh karena itu dengan Satgas MBG diharapkan mampu memperkuat pengawasan pelaksanaan MBG berjalan sesuai Standart Operasional Prosuder.
Hal ini juga menjadi upaya konkret untuk memastikan setiap makanan yang diterima peserta didik aman, layak, dan sesuai standar gizi.
“Satgas MBG sudah kita bentuk dan SK-nya sudah terbit hari ini setelah sebelumnya ada beberapa koreksi yang perlu disesuaikan,” ungkap Lisa.
Baca juga: Komisi I DPRD Banjarbaru: Sistem Pengiriman dan Waktu Masak SPPG Dievaluasi
Di samping itu Lisa mengaku hingga saat, tidak ditemui ada laporan atau temuan terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan MBG di Banjarbaru.
“Banjarbaru belum ada laporan atau temuan. Mudah-mudahan ke depan tetap aman dan berjalan baik,” tuntas dia.
Di sisi lain Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Provinsi Kalsel, Siti Fatimah juga menegaskan, pentingnya memperkuat pengawasan teknis agar setiap tahapan pelaksanaan program SOP.
Baca juga: Tim Investigasi Independen BGN Periksa SPPG Tungkaran, Operasional Dihentikan
“Ditekankan dalam rapat terkait arahan dan pengawasan harus benar-benar diperkuat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Ia menjelaskan pengawasan dapat mencakup mulai dari pengolahan bahan makanan hingga distribusi kepada peserta didik penerima manfaat.
“Pastinya setiap SOP di masing-masing SPPG harus dijalankan dengan ketat agar makanan yang diberikan tetap aman dan layak konsumsi,” tegasnya.
Lebih jauh, Siti Fatimah menjelaskan, pada rapat koordinasi kali ini juga membahas sejumlah strategi terkait peningkatan mutu dan konsistensi pelaksanaan program di lapangan.
“Sudah mulai kita bahas terkait strategi dan dalam waktu dekat akan kita perketat, agar cita-cita bersama bisa terwujud,” tutup Siti Fatimah. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluIni Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluHendak Tawuran, 16 Remaja Bawa Sajam Diamankan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBerbagi Semangat Mengaji dengan Dansatgas TMMD di TPA Al Ikhlas
-
HEADLINE1 hari yang laluMalam Imlek Penuh Khidmat di Klenteng Karta Raharja Banjarmasin
-
Lifestyle1 hari yang laluIni Makna di Balik Shio Kuda Api Imlek 2026
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluArti Warna Merah dalam Tradisi Imlek

