Kanal
Kebakaran di Karang Intan, Lima Rumah Dijilat Si Jago Merah
MARTAPURA, Lagi-lagi si jago merah mengamuk dan berhasil menghanguskan lima buah rumah warga di pemukiman padat penduduk di Desa Awang Bangkal Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Minggu (24/6) pukul 23.45 Wita.
Informasi yang dihimpun Kanalkalimantan.com untuk musibah kebakaran tersebut, setidaknya 2 buah rumah mengalami rusak total, 2 rusak berat, dan 1 rusak ringan. Adapun rumah yang mengalami kerusakan sangat parah akibat terbakar yakni milik Abdul Hamid dan Mahli. Sementara rumah yang mengalami kerusakan ringan milik H Aidi dan Sutia.
Bangunan ikut terbakar selain 5 buah rumah juga menjalar ke satu buah mushala yang mengalami kerusakan ringan. Terkait asal mula api, diduga berasal dari rumah yang ditempati Abdul Hamid. Penyebab munculnya api belum diketahui dan masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib.
Sejak pukul 23.45 Wita, sejumlah BPK dari arah Martapura sudah meluncur ke lokasi kejadian secara beriringan. Termasuk Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dari Buser 690 serta BPK-BPK lainnya. Sekitar 1 jam para anggota BPK berhasil memadamkan api, kemudian pukul 24.45 wita, BPK sudah kembali masing-masing.
Sementara itu, peristiwa serupa juga terjadi di Komplek LP, Kelurahan Pelambuan, Kota Banjarmasin. Diperkirakan ada sejumlah rumah penduduk setempat juga habis dilalap api. Hingga berita diturunkan, sejumlah BPK masih melakukan upaya pemadaman di lokasi kejadian. (rendy)
Editor : Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluPemprov Kalsel – Pemkab Banjar Percepat Pembangunan Bendungan Riam Kiwa
-
Kalimantan Timur3 hari yang laluRayap Besi Tewas Duel dengan Penjaga Malam di Samarinda
-
HEADLINE2 hari yang laluSekolah Jurnalisme Warga: Masyarakat Adat Meratus Bersuara Nasib Mereka
-
Lifestyle2 hari yang laluTinggal Selangkah Lagi! Siapa yang Tersingkir di TOP 3 Indonesian Idol?
-
Kriminal2 hari yang laluPengeroyokan di Sungai Malang, Tiga Orang Ditangkap Polisi
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang lalu80 Peserta Ikuti Bimtek BIM yang digelar Dinas PUPR Kalsel






