Kota Banjarbaru
Akhir Nyawa JM di Pohon Akasia Belakang Rumah
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Seorang lelaki berusia 30 tahun asal Sumatera Utara mengakhiri hidupnya dari atas sebatang pohon akasia.
Lelaki ini didapati tergantung dengan tali dari atas pohon akasia di Jalan Trikora-Guntung Manggis, RT 018 RW 003, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.
Jasad tak bernyawa JM (30) didapati berjarak sekitar empat meter antara tanah terjuntai di pohon akasia yang berada belakang rumah, Senin (30/9/2024) pagi.
Baca juga: Dugaan Pelanggaran Spanduk Paslon di Rumdin Sewa, Begini Respon Bawaslu Banjarbaru

Kapolsek Liang Anggang Kompol Yuda Kumoro Pardede. Foto: wanda
Kabar peristiwa ini sampai ke petugas kepolisian sekitar pukul 08.00 Wita. Kapolsek Liang Anggang, Kompol Yuda Kumoro Pardede menjelaskan kronologis kejadian, pada Senin (30/9/2024) siang.
“Kejadian bermula saat saksi pertama mendapat kiriman video melalui chat WhatsApp dari pacar JM yang berada di Sumatera Utara. Isi video tersebut JM memberitahukan kepada pacarnya bahwa berada di atas,” ujar Kompol Yuda Kumoro Pardede.
Kemudian, saksi pertama sempat melakukan pencarian terhadap JM sesuai dengan isi video yang diteruskan tersebut, tapi tidak menemukan keberadaan lelaki 30 tahun itu.
Baca juga: Tiga Begal di Tanjung Rema Martapura: Rampas Motor Diawali Miras Oplosan
Lalu saksi kedua diminta ikut membantu melakukan pencarian di sekitar belakang rumah. Tak lama, saksi kedua dibuat kaget, karena saat dirinya melihat ke atas menemukan JM sudah berada di atas tanah.
“Posisi pertama saat ditemukan oleh saksi kedua, JM dalam keadaan tergantung dengan posisi tali nilon terikat di leher, menggantung pada sebatang pohon akasia,” ungkapnya.
Setelah mengetahui hal tersebut saksi pertama dan saksi kedua meminta tolong kepada tetangga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Baca juga: Polisi Gagalkan Tawuran Kelompok Remaja di Banjarmasin
Lebih lanjut dirinya mengungkapkan bahwa JM sebelumnya diduga mempunyai permasalahan dengan sang pacar yang berada di Sumatera Utara.
“Hal tersebut ternyata membuat JM menjadi depresi dan memilih mengakhiri hidupnya,” imbuh Kapolsek Liang Anggang.
Masih menurut keterangan saksi pertama, Kapolsek menjelaskan, pacar JM pada pukul 00.00 Wita dini hari mendapatkan kiriman video melalui WhatsApp dari JM.
Baca juga: Toleransi BAN-PT, Wisuda Mahasiswa ULM Oktober Tetap Menyandang Akreditasi A
“Video itu berisi kalimat kalau JM sudah berada di atas atau di tempat tinggi sambil bernyanyi dengan menggunakan bahasa daerah, yang pada intinya mengatakan dirinya sudah gila,” jelas Kapolsek.
“Kemudian saksi pertama mendapat kiriman video dari pacar JM sekitar jam enam pagi,” sambungnya.
Personel kepolisian yang dipimpin langsung Kapolsek Liang Anggang mendatangi lokasi penemuan jasad JM. Tak lama tim Inafis Polres Banjarbaru melakukan identifikasi terhadap jasad dan melakukan olah tempat kejadian.
“Setelah dilakukan identifikasi dan olah TKP oleh Unit Inafis, kemudian terhadap korban dibawa oleh tim relawan emergency ke RSD Idaman Banjarbaru untuk dilakukan visum,” jelasnya lagi.
Barang yang ditemukan berup satu bungkus rokok merk Bold, sebuah HP merk Oppo warna biru pada saku celana sebelah kanan milik korban, sebuah korek api gas warna merah.
Ada juga sebuah botol gueness bekas, sepasang sandal jepit warna hitam merk Carvil, dan seutas tali nilon warna hijau dengan panjang 17 meter.
Hasil pemeriksaan sementara oleh tim dokter RSD Idaman Banjarbaru bahwa JM meninggal dunia dikarenakan gantung diri, dengan ciri yang ditemukan seperti adanya cairan sperma pada kelamin dan kotoran pada anus, serta lidah yang menjulur keluar.
“Dari hasil olah Unit Inafis Polres Banjarbaru dan pemeriksaan luar oleh tim dokter RS Idaman Banjarbaru didapat kesimpulan bahwa sebab meninggal dunia dikarenakan murni gantung diri dan tidak ditemukan peristiwa pidana,” tuntas Kapolsek. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter : wanda
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang laluPalu Pimpinan DPRD Banjarbaru Resmi Dipegang Muhammad Syahrial
-
Pendidikan2 hari yang laluTim Dosen Tekpend FKIP ULM Siapkan Guru Hadapi Era Kecerdasan Artifisial
-
DPRD BANJARBARU1 hari yang laluKetua DPRD Banjarbaru Silaturrahmi ke Ketua PN dan Kajari Banjarbaru
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluMenyamakan Persepsi Pengembangan Banjarbakula Waste to Resource Project
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Kapuas Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluHadapi Ancaman Karhutla, BPBD Kabupaten Banjar Aktifkan 3 Posko Utama


