Kalimantan Selatan
Ini Temuan Bawaslu Kalsel Selama Proses Coklit di 13 Kabupaten Kota
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Pemilihan Kepala Daerah (Pikada) serentak 2024 telah selesai. Selama sebulan, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) ke rumah-rumah menemui pemilih yang termasuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).
Meski secara umum proses coklit di Kalimantan Selatan (Kalsel) berjalan lancar, namun terdapat catatan temuan dari pengawasan yang dilakukan jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
Berdasarkan data yang dirilis Bawaslu Kalsel Minggu (29/7/2024) tentang pengawasan hasil pencocokan dan penelitian di Provinsi Kalsel, Bawaslu menemukan masih ada kepala keluarga yang belum dicoklit tetapi ditempel stiker tanda selesai coklit. Temuan Bawaslu Kalsel jumlahnya 9 keluarga, di Kabupaten Kotabaru 7 dan 2 sisa di Tabalong.
Baca juga: Bermalam di IKN, Jokowi Mengaku Tak Tidur Nyenyak
Kemudian, ada keluarga yang sudah dicoklit tetapi tidak ditempel stiker, jumlahnya pun cukup banyak yaitu 55 kepala keluarga. Sebarannya, Hulu Sungai Utara 13 kepala keluarga, Banjarbaru 11, Tabalong 11, Hulu Sungai Selatan 8, Kotabaru 7, Tanah Laut 4, dan 1 kepala keluarga di Balangan.
Pantarlih yang melimpahkan tugas mencoklit kepada orang lain ada 6 orang di Kotabaru, dan Pantarlih yang tidak mencoklit secara langsung ada 1 orang di Balangan.
Masih dari laporan Bawaslu Kalsel, di lapangan juga menemukan Pantarlih atau petugas coklit yang terbukti sebagai anggota pengurus parpol tim kampanye tim pemenangan Pemilu. Ditemukan ada 14 orang Pantarlih, di Kotabaru 13 orang dan Hulu Sungai Selatan 1 orang.
Baca juga: Peserta Sekolah Gratis Bekam Jalani Magang di Pondok Herba
Temuan lain Bawaslu Kalsel selama proses pengawasan Coklit tersebut dibenarkan oleh Anggota Bawaslu Kalsel Thessa Aji Budioni.
Bawaslu Kalsel beserta jajaran di daerah telah melayangkan berupa imbauan, saran perbaikan, maupun rekomendasi kepada KPU maupun penyelenggara di tingkat ad hoc selama proses berlangsung coklit maupun terhadap temuan tersebut.
“Sudah disampaikan saran perbaikan oleh Bawaslu Kabupaten Kota setempat,” kata Thessa, Senin (29/7/2024) siang.
Baca juga: Pengawasan Partisipatif Masyarakat Pilkada 2024, Mata dan Telinga Laporkan Dugaan Pelanggaran
Sekadar diketahui, proses coklit Pilkada 2024 berlangsung selama satu bulan sejak tanggal 24 Juni sampai 24 Juli 2024.
Di Kalsel, Pantarlih yang berjumlah 11.455 orang bertugas mendata pemilih rumah ke rumah yang tersebar di 2.016 kelurahan desa pada 156 kecamatan, 13 kabupaten kota se Kalsel. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluPemko Banjarbaru Peringkat Pertama Ikada BKN Terbaik se-Kalimantan
-
HEADLINE2 hari yang laluJalan Veteran Sungai Lulut Amblas, Pertimbangkan Penutupan Masa Perbaikan
-
DPRD Kota Palangka Raya3 hari yang laluBanggar DPRD Palangka Raya Soroti Silpa APBD 2025 Capai Rp60,4 Miliar
-
DPRD KAPUAS2 hari yang laluBanmus DPRD Kapuas Bahas Jadwal Kegiatan dan Progres Pansus
-
HEADLINE3 hari yang laluBGN Menyetop Pembangunan SPPG, Mitra Klaim Rugi Rp8,7 Triliun
-
HEADLINE1 hari yang laluTugu Pal 0 Kilometer Banjarmasin Dibuka Nobar Final Piala Dunia


