Kabupaten Lamandau
38 Tim Ramaikan Lomba Kasti Lamandau 2022
KANALKALIMANTAN.COM, NANGA BULIK –Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana didampingi Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Lamandau, Rusdianti Hendra Lesmana membuka perlombaan kasti tahun 2022, Selasa (13/12/2022), di lapangan Kartawana Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.
Turut hadir dalam acara tersebut Forkopimda, Sekda Lamandau, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, dan Ketua KONI Lamandau
Pembukaan lomba kasti ditandai dengan pemukulan bola kasti pertama oleh Bupati Lamandau dan Ketua KORMI Lamandau.
“Pemerintah daerah berkerjasama dengan KORMI menyelenggarakan beberapa kegiatan olahraga, salah satunya kasti ini,” kata Bupati Lamandau.
Baca juga: Soal Bangunan Liar Warung Jablai, Sekda Banjarbaru Minta Segera Putus Aliran Listrik dan Air!
Bupati berharap kegiatan ini dapat menyehatkan masyarakat, dan memberikan kegiatan positif kepada masyarakat, terutama anak-anak.
Sementara itu, Ketua KORMI Lamandau Rusdianti Hendra Lesmana mengatakan tujuan dari kegiatan ini sebagai upaya untuk menumbuhkembangkan minat dan kecintaan masyarakat pada olahraga rekreasi tradisional. “Semoga dengan kegiatan ini akan lebih memberikan motivasi, semangat dan kecintaan masyarakat dalam pengembangan olahraga rekreasi tradisional,” ujarnya.
Lomba kasti ini diikuti oleh 38 tim dengan kategori umum, pelajar SMP dan SMA putra putri.(Kanalkalimantan.com/habibullah)
Reporter : habibullah
Editor: kk
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluSetelah 35 Tahun, Rumah Jabatan Gubernur Kalsel Direhab Total
-
HEADLINE2 hari yang laluVonis 12 Tahun ‘Penjagal’ Mahasiswi ULM, Lebih Ringan dari Tuntutan
-
Kabupaten Banjar1 hari yang lalu2 Pelajar Kabupaten Banjar Raih Juara Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tingkat SMP Se-Kalimantan Selatan
-
HEADLINE2 hari yang laluSolar Langka di Kalsel Sopir Truk Menderita, Dilarikan ke Tambang
-
PTAM INTAN BANJAR1 hari yang laluPTAM Intan Banjar Sesuaikan Jam Kerja Kantor Pelayanan, Ini Penjelasannya
-
HEADLINE3 hari yang laluSekolah Jurnalisme Warga: Masyarakat Adat Meratus Bersuara Nasib Mereka





