DPRD Kota Palangka Raya
Ketua Komisi B DPRD Palangkaraya Dorong Kembangkan Batik Lokal
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA – Ketua Komisi B DPRD Palangkaraya, Nenie A Lambung mendorong masyarakat untuk turut mendukung, bahkan turut mengembangkan batik khas lokal yang sejauh ini ada dimiliki.
Sudah sepatutnya, menurutnya agar menjaga dan melestarikan budaya yang telah diwariskan para pendahulu, sehingga apa yang sudah ditinggalkan, dapat terus bertahan dan eksis meski di jaman era globalisasi seperti sekarang.
“Batik bagi suatu daerah di Indonesia termasuk Kota Palangkaraya, merupakan kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya sejak sekian lama,” kata Nenie.
Seiring perkembangan zaman jelasnya menambahkan, batik ikut berkembang menjadi kesenian, namun wajib dijaga kelestariannya agar tidak diklaim oleh bangsa lain.
Baca juga : Noormiliyani Serahkan Grand Design Pembangunan Kependudukan
“Batik beberapa tahun yang lalu sempat diklaim oleh negara tetangga. Nah, ini yang harus diwaspadai dan menjadi perhatian bersama,” tukasnya.
Menurut srikandi DPRD Palangkaraya dari PDI Perjuangan ini, banyak cara bisa dilakukan menjaga dan melestarikan batik. Diantaranya seperti mengubah paradigma masyarakat, jika batik tidak hanya cocok untuk kelompok orangtua, dan hanya digunakan pada acara formal saja. Namun dengan memilih model yang santai, kalangan anak muda juga dapat mengenakannya saat diacara non formal.
Selebihnya Nenie menyarankan, agar generasi muda lebih banyak dilibatkan dalam proses produksi batik. Dengan begitu dapat memberi sisi positif bagi kaum muda untuk membuat batik. Tak kalah penting merupakan perwujudan rasa cinta dan kepedulian generasi muda akan semakin tinggi terhadap budaya yang dimiliki.
Peran pemerintah juga dibutuhkan untuk mendorong pelaku bisnis yang bergerak pada industri batik, sehingga para pengrajin batik dapat memasarkan produknya guna mendapatkan konsumen dan pangsa pasar yang lebih luas.(Kanalkalimantan.com/tri)
Reporter : tri
Editor : cell
-
HEADLINE17 jam yang laluKonflik Agraria: Perjuangan Warga Sidomulyo 1 Pertahankan Tanah dari Aparat Berseragam
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSajian 41 Wadai Gratis Hari Jadi ke-74 HSU, Lempeng Banjar Diserbu Warga
-
Infografis Kanalkalimantan3 hari yang laluMay Day 2026 : Ancaman Nyata AI di Dunia Kerja
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluPuncak Hari Jadi ke-74 HSU Meriah, Dihadiri Gubernur dan Wagub Kalsel
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluAparatur Desa se Kecamatan Sungai Tabukan Dibekali Desain Grafis
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPolres Kapuas Musnahkan Sabu dari Palangkaraya



