Connect with us

Infografis Kanalkalimantan

9 April Hari Jadi TNI AU: “Pengabdian Tanpa Batas”

Diterbitkan

pada

Hari Jadi ke-80 TNI AU diperingati pada Kamis 9 April 2026. Peringatan ini mengambil tema “Pengabdian Tanpa Batas, TNI AU AMPUH, Indonesia Maju”. Grafis: rideka/kanalkalimantan

KANALKALIMANTAN.COM – Sejarah panjang TNI AU bermula dari pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) Bagian Udara pada 23 Agustus 1945. Kemudian pada perkembangannya, secara resmi Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) didirikan pada 9 April 1946.

Latar belakang peringatan ini bermula dari pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) pada 23 Agustus 1945, yang kemudian berevolusi menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) jawatan penerbangan. Pada 9 April 1946, melalui Penetapan Pemerintah Nomor 6/SD/1946, pemerintah secara resmi mendirikan Tentara Republik Indonesia Angkatan Udara sebagai angkatan yang berdiri sendiri, setara dengan Angkatan Darat dan Angkatan Laut.

Sejak saat itu, para ksatria dirgantara terus berjuang melindungi segenap tumpah darah dari ancaman udara. Perjuangan para pionir dirgantara menjadi fondasi kuat bagi kekuatan pertahanan udara bangsa hingga saat ini.

Peringatan Hadi Jadi TNI AU ini bertujuan untuk memperingati kelahiran matra udara Indonesia serta menghargai dedikasi para pejuang dalam mempertahankan kedaulatan wilayah udara nasional. Peringatan ini juga menjadi momentum refleksi bagi personel TNI AU untuk terus meningkatkan profesionalisme dengan semboyan “Swa Bhuwana Paksa” (Sayap Tanah Air).

Baca juga: Pemko Banjarbaru Resmi Terapkan WFH

Tema Hari Jadi ke-80 TNI AU

Hari Jadi ke-80 TNI AU diperingati pada Kamis 9 April 2026. Peringatan ini mengambil tema “Pengabdian Tanpa Batas, TNI AU AMPUH, Indonesia Maju”.

“AMPUH” sendiri merupakan akronim dari Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, Humanis. Fokus utama tahun ini diarahkan pada penguatan alutsista modern yang berbasis pada teknologi tinggi terkini.

Transformasi digital dan penggunaan kecerdasan buatan mulai diterapkan secara luas pada sistem pertahanan udara nasional. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan respon terhadap segala bentuk ancaman dari luar negeri.

Baca juga: Begini ‎Filosofi Logo Hari Jadi Ke-74 Kabupaten Hulu Sungai Utara

Pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas alutsista guna menghadapi tantangan keamanan global yang semakin kompleks saat ini. Modernisasi pesawat tempur dan sistem radar menjadi prioritas utama demi memperkuat pertahanan udara nasional.

Integrasi teknologi informasi terkini mulai diterapkan pada setiap operasi udara untuk meningkatkan akurasi dan efektivitas misi. Prajurit dituntut untuk selalu adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di bidang militer yang sangat cepat. (Kanalkalimantan.com/kk)

Reporter: kk
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca