Connect with us

HEADLINE

20 Tahun Kota Banjarbaru, Derap Langkah Menuju ‘Aero City’

Diterbitkan

pada

BANJARBARU, Tiga tahun kepemimpinan Walikota Nadjmi Adhani dan Wakil Walikota Darmawan Jaya Setiawan, Kota Banjarbaru semakin meneguhklan posisinya sebagai kota modern. Selain telah merealisasikan smart city di kota berjuluk Kota Idaman ini, kini satu lagi target besar akan diraih. Yakni mewujudkan megaproyek ‘Aero City’ yang nantinya membentuk suatu kawasan kota baru berbasis Bandara Udara.

Saat ini, Banjarbaru terus berkembang dengan pesat dengan laju pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kalsel. Hal ini disebabkan perpindahan penduduk dari luar Kota Banjarbaru, baik dari Kalimantan sendiri maupun dari luar Kalimantan. Selain itu perkembangan Banjarbaru ini juga diikuti meningkatnya kualitas hidup masyarakat yang terlihat dari nilai IPM Banjarbaru yang juga tertinggi di Kalsel yaitu 78,65.

Perkembangan ini menyebabkan semakin terbukanya kawasan sekitar, baik sebagai kawasan permukiman, pusat perkantoran Pemprov Kalsel, kawasan perdagangan, jasa, serta industri.  Bahkan, kehadiran Bandar Udara Syamsudin Noor di Banjarbaru yang saat ini sedang dibangun menjadi bandara bertaraf internasional, menjadi magnet pertumbuhan yang kuat untuk kemajuan di Banua.

Diungkapkan Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, perkembangan bandara ini perlu disikapi baik dari dukungan maupun manfaat untuk masyarakat dan pemerintah. Terkait posisinya yang sentral, maka perlu didesain pengembangan Kota Baru di sekitar kawasan bandara dengan bandara sebagai pusat pengembangannya.

“Melihat berbagai keunggulan itulah Pemko Banjarbaru sangat optimis bahwa Kota Banjarbaru akan menjadi Kota Masa Depan, khususnya di Provinsi Kalsel,” tegasnya.

STRATEGI PERENCANAAN KOTA BANJARBARU MASA DEPAN

Penyusunan Master Plan Kota Baru oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang telah dilaksanakan pada tahun 2017.
Penetapan Deliniasi Kawasan Kota Baru Banjarbaru oleh Bappeda Kota Banjarbaru (Surat Keputusan Walikota Banjarbaru Nomor 188.45/248/KUM/2018 tentang Penetapan Delineasi Kawasan Kota Baru di Kota Banjarbaru tanggal 24 Mei 2018.
Penysunan Rencana Detail Tata Ruang Kota Baru oleh Kementerian Agraria dan Penataan Ruang/BPN (tahap pelaksanaan).
Penyusunan Master Plan, Development Plan Kawasan, Pra Studi Kelayakan Sistem Jaringan Infrastruktur Dan Perumahan Permukiman Di Kota Baru Banjarbaru (tahap pelaksanaan).

POTENSI BANJARBARU DALAM MENDUKUNG ‘KOTA BARU’

Potensi Transportasi : Bandar udara Syamsudin Noor, Terminal Liang Anggang, Terminal Sub Idaman, Terminal Simpang Empat.
Potensi Industri : Lokasi industri Kota Banjarbaru berlokasi dekat dengan jalan-jalan utama Kota Banjarbaru, berupa Pergudangan dan Industri menengah dan besar dan diarahkan ke industri teknologi tinggi seperti semi konduktor, startup dan lain-lain.
Potensi Agro Produksi : Pertanian hasil holtikultura di kawasan deliniasi menyumbang sebesar 35 % dari total lahan pertanian hasil hortikultura di Kota Banjarbaru yang mengarah ke pertanian dala arti luas.
Potesi Scenic View, yang terlihat dengan adanya perkebunan hortikultura, lapangan Golf, landasan Pesawat dan natural Setting Kawasan.
Market Center
Health Center
Pertahanan dan Keamanan
Potensi Telekomunikasi : Sistem Jaringan Kabel berupa telepon fixed line, Sistem Jaringan Nirkabel berupa Base Transceiver Station (BTS).
Kelistrikan, dimana jaringan energi listrik mengalami surplus setiap tahunnya
Potensi Wisata

PROGRAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN ‘KOTA BARU’

Pembangunan Jalan Lingkar Utara
Pembangunan Embung Lokudat Landasan Ulin
Pembangunan Embung Liang Anggang
Peningkatan dan Normalisasi Sungai dan Saluran, diantaranya Sungai Lokudat, Sungai Kemuning, Sungai Pulantan, Sungai Rimba, Saluran Tegal Arum, dan saluran Sido Rukun.
Penataan Kawasan Permukiman.

ISU STRATEGIS PENGEMBANGAN ‘KOTA BARU’A

Pengembangan lingkungan permukiman dan perumahan.
Pengembangan infrastruktur ekonomi dan sosial budaya yang diharapkan dapat menjadi penggerak aktifitas masyarakat di wilayah tersebut.  Keberadaan Bandara Syamsudin Noor harus menjadi center point dalam merencanakan berbagai kebutuhan infrastruktur ekonomi di wilayah tersebut.
Pengembangan ruang publik dan Kawasan wisata seperti MICE, sport center, Ruang Terbuka Hijau dan lain-lain.

Platform Kota Baru yang rumuskan nanti yakni menjadikan Banjarbaru sebagai kota yang terus tumbuh dan berkembang. Sebuah kota lengkap yang direncanakan dan dibangun dalam rangka meningkatkan kemampuan dan fungsi permukiman atau kota kecil di sekitar kota induk dalam rangka pengembangan wilayah.

Selain itu, Banjarbaru ke depan juga berfungsi sebagai kota mandiri, yang dapat memenuhi kebutuhan pelayanan dan kegiatan usaha bagi penduduknya. Suatu lingkungan permukiman berskala besar yang direncanakan dan dibangun untuk mengatasi perumahan di kota-kota besar.

Menurut Walikota Nadjmi, rencana pengembangan Kota Baru di Kota Banjarbaru merupakan bagian dari pengembangan 10 kawasan perkotaan baru di Indonesia yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2014 – 2019.

“Fokusnya pengembangan sebagai pusat permukiman baru yang layak huni dan didukung oleh fasilitas ekonomi dan sosial budaya yang lengkap guna mencegah terjadinya permukiman tidak terkendali (urban sprawl) akibat urbanisasi di kota otonom terdekatnya,” lanjut Nadjmi.

Dalam kegiatan pengembangan Kota Baru ini, Pemko Banjarbaru telah menetapkan bahwa kawasan ini akan mengiring tema ‘Aero City.’ Yakni sebuah kawasan yang akan terintegrasi dan memanfaatkan keberadaan bandara sebagai daya ungkit pertumbuhan wilayah.  Luas kawasan yang direncanakan adalah kurang 5.620,08 hektare.

Pengembangan Kota Baru tersebut merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kota Banjarbaru.  Adapun Kementerian yang terlibat antara lain Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.(rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->