Kalimantan Selatan
Waspada Durasi Musim Hujan Lama, Diprediksi Terjadi Sampai Pertengahan Tahun
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Puncak musim hujan masih melanda wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).
Minggu kedua bulan Januari 2025, hujan deras berdurasi lama masih terus mengguyur Kota Banjarbaru hampir setiap harinya, baik siang maupun malam hari.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalsel mengungkap, aktifnya monsun asia membuat wilayah Kalsel khususnya Banjarbaru terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi dari pada bulan sebelumnya.
Baca juga: Tim Banjarbaru Hanyar Siapkan Empat Ahli di Sidang Gugatan MK
“Monsun asia disebut penanda musim hujan yang membawa uap air ke Indonesia khususnya Kalsel ditambah dengan seruak dingin,” ujar Khairullah Forecaster Iklim BMKG Stasiun Klimatologi Kalsel, saat ditemui Jumat (17/1/2025).
Selain itu, aktifnya La Nina lemah di Samudera Pasifik dan IOD (Dipole Mode) negatif di Samudera Hindia juga membuat meningkatkan suplai massa udara ke Indonesia khususnya Kalsel.
Sehingga kata dia, hujan deras berdurasi lama di puncak musim hujan ini dapat diwaspadai menimbulkan potensi bencana hidrometeorologis, seperti banjir hingga tanah longsor.
Baca juga: Diduga Hendak Tawuran di Basung Cempaka, Warga Spontan Keroyok Kawanan Remaja
“Hujan ini biasanya hujan panjang dan lama dengan sehingga memungkinkan terjadi beberapa potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir tanah, longsor, dan lainnya,” jelas dia.
Hingga dasarian dua atau pertengah Januari 2025 ini pun, BMKG Kalsel sudah menyampaikan peringatan dini iklim potensi curah hujan tinggi, waspada di Kabupatan Tanah Laut dan HSS dan daerah lainnya di bagian barat Kalsel.
Bahkan diperkirakan, durasi musim hujan yang lama ini akan berlangsung sampai 27 dasarian atau dihitung selama 9 bulan hingga akhir Juli 2025.
“Durasi atau lamanya musim hujan di Kalsel bagian barat kita hitung berlangsung hingga akhir Juli, kemungkinan hujan akan terus berlangsung pertengahan tahun, namun akan kita pantau terus,” ungkapnya.
Masyarakat pun diminta waspada dan antisipatif kemungkinan kejadian bencana banjir dan tanah longsor dengan menjaga lingkungan masing-masing, serta mendengarkan info dan peringatan dini BMKG. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Kalimantan Timur2 hari yang lalu9 Tahun di Penjara, Rita Widyasari Pulang Kampung Disambut Warga
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluWisuda Santri BKPAKSI Banjarbaru 2026, Ini Kata Wali Kota Lisa Halaby
-
Kabupaten Kotabaru1 hari yang laluDislautkan Kalsel Hadirkan Gerai Perizinan Kapal Perikanan di Kotabaru
-
HEADLINE3 hari yang laluCatatan Banjir Kalsel 2025 : 94 Ribu Rumah Terendam, 450 Rumah Rusak
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPenataan Lanskap Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Dipercepat
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluDislautkan Kalsel Serahkan Bantuan Perahu Bermotor untuk Pokmaswas

