Kota Banjarbaru
Wali Kota Aditya Minta Rumah Dinas Tak Terpakai Dijadikan Ruang Isolasi Covid-19
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Angka kematian pasien Covid-19 bisa melonjak akibat keterisian Bed Occupancy Rate (BOR) – presentase tingkat penggunaan tempat tidur di rumah sakit yang tinggi.
Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin meminta agar rumah dinas yang tak terpakai untuk dijadikan ruang isolasi pasien Covid-19. Langkah ini dilakukan agar memperkecil tingkat BOR di rumah sakit.
Hal ini juga dapat mempermudah untuk dilakukan patroli satgas agar dapat mengecek keberadaan pasien yang sedang isolasi.
“Ini juga dapat memudah monitoring para patroli satgas untuk mengetahui keberadaan pasien covid-19 yang sedang isolasi di rumah-rumah yang dijadikan tempat untuk isolasi, agar pasien yang sedang isolasi tidak menyebarluaskan penyakitnya dan tetap dalam monitoring satgas,” pungkas Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin.
Baca juga: Ruang Isolasi Covid di RSD Idaman Penuh, 5 Pasien Masih di IGD, 1 Pasien WNA China
Sebelumnya, data yang dihimpun Kanalkalimantan pada Minggu (18/7/2021) lalu, menunjukkan tingginya BOR RSD Idaman. Kepala Seksi Pelayanan Medik RSD Idaman, Banjarbaru, dr Siti Ningsih saat dihubungi oleh Kanalkalimantan.com menampilkan data BOR pada laporan RS Rujukan RSD Idaman.
Dilaporkan bahwa saat ini BOR sudah mencapai 80,5 persen sedangkan diketahui batas aman BOR rumah sakit yang ditetapkan oleh WHO (World Health Organization atau Organisasi Kesehatan Dunia) hanya 60 persen.
Itu artinya, sekarang kapasitas keterisian tempat tidur di RSD Idaman Kota Banjarbaru sudah melebihi batas aman.
Per Minggu (18/7/2021) jumlah tempat tidur yang tersedia untuk Covid-19 (ISO dan ICU) sejumlah 77 ranjang, sedangkan yang terisi sudah 56. Persentase BOR-nya sudah 80,5 persen.
Baca juga: UPDATE. Positif Covid-19 Kalsel Bertambah 229 Orang, Tanah Laut Sumbang Terbanyak!
Laporan ini mengalami peningkatan BOR dari hari-hari sebelumnya yaitu 81 persen pada Sabtu (17/7/2021), 75,6 persen pada Jumat (16/7/2021) dan Kamis (15/7/2021), 72,9 persen pada Rabu (14/7/2021), 70,2 persen pada Selasa (13/7/2021), 67,6 persen pada Senin (12/7/2021), dan 55,4 persen pada Minggu (11/7/2021).
Data ini menunjukkan bahwa dalam 7 hari peningkatan keterisian tempat tidur di RSD Idaman meningkat sebanyak 25,1 persen. (kanalkalimantan.com/dewi)
Reporter: dewi
Editor: cell
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluDistribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai
-
Hukum2 hari yang laluKlaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar di BTN
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla Selama Dua Pekan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPerpedayak Kapuas Salurkan Bantuan Sosial Peduli Karhutla ke Posko
-
HEADLINE18 jam yang laluWalhi: Pemerintah Tidak Serius Tangani Karhutla di Kalteng
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluWali Kota Lisa Dampingi Menhut Tinjau Hutan Lindung Bekas Terbakar di Liang Anggang



