HEADLINE
Urung ‘Bersanding’ Koalisi Perubahan Pecah, Baliho Anies-AHY di Banjarmasin Diturunkan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Tensi politik antara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat memanas usai keputusan Capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan dikabarkan memilih Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai pendampingnya.
Keputusan tersebut berimbas kepada pengurus Partai Demokrat yang ada di daerah, tak terkecuali di Kalimantan Selatan.
Beberapa baliho bergambar Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Capres Anies Baswedan yang sebelumnya terpasang di beberapa lokasi di Kota Banjarmasin, Kalsel kini sudah tidak lagi terlihat.
Baca juga: Empat Kapolsek dan Dua Kasat di Polresta Banjarmasin Berganti
Seperti di jalan S Parman Kota Banjarmasin yang sebelumnya terdapat baliho gambar AHY dan Anies Baswedan tidak ada lagi, dan pada Jumat (1/9/2023) pagi papan reklame nampak tinggal bertuliskan ‘Space Available’.
Lalu di sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalsel jalan Anang Adenansi, Kota Banjarmasin yang sebelumnya terpampang besar baliho di depan lantai dua gedung bergambar AHY dan Anies Baswedan dan narasi Perbaikan dan Perubahan, kini pada sudah tidak terlihat alias telah diturunkan.
Diduga baliho di dua lokasi berbeda tersebut diturunkan pada Kamis (31/8/2023) malam setelah keluarnya pernyataan resmi dari Sekjen DPP Partai Demokrat.

Baca juga: Sulit Air, Tiga Jam Api Berkobar di Kawasan Terminal Gambut Barakat
Sementara itu, pantauan kanalkalimantan.com di jalan Veteran, Kota Banjarmasin masih terdapat sebuah baliho besar milik bergambar AHY dan Anies Baswedan, dengan narasi Perubahan dan Perbaikan Untuk Indonesia yang Lebih Baik. Dibawahnya terdapat gambar Ketua Umum Demokrat Kalsel H Ibnu Sina dan Wakil Bendahara Demokrat Kalsel Masnadian Noor.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari DPD Demokrat Kalsel terhadap penurunan sejumlah baliho tersebut.
Upaya konfirmasi pun masih terus dilakukan kepada pimpinan pengurus partai Demokrat Kalsel.
Sebelumnya, Partai Demokrat sedang gonjang-ganjing setelah adanya keputusan Ketum Nasdem Surya Paloh untuk menyandingkan Capres Anies Baswedan dengan Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar.
Baca juga: Cegah Api, BPBD Kalsel Alirkan Air ke Kawasan Ring 1 Bandara
Hal itu disampaikan Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya melalui press release yang menyatakan kecewa terhadap keputusan sepihak tersebut.
“Pada Selasa malam, 29 Agustus 2023, di Nasdem Tower, secara sepihak Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tiba-tiba menetapkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres Anies tanpa sepengetahuan Partai Demokrat dan PKS,” kata Sekjen DPP Demokrat dalam press release, Kamis (31/8/2023) malam.
Teuku Riefky mengatakan, Demokrat mengetahui keputusan sepihak tersebut dari Sudirman Said yang diutus untuk menyampaikan bahwa Anies Baswedan telah menyetujui keputusan kerja sama politik antara Partai Nasdem dan PKB untuk mengusung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Ia menggap keputusan tersebut merupakan bentuk pengkhianatan kepada Partai Demokrat khsusnya terhadap semangat Koalisi Perubahan (Nasdem, Demokrat, PKS) yang telah dibentuk sejak lama.
Baca juga: Pengganti Skripsi, ULM Sudah Rancang Draf Pedoman Akademik Tugas Akhir
“Pengkhianatan terhadap piagam koalisi yang telah disepakati ketiga parpol, juga pengkhianatan terhadap apa yang telah disampaikan sendiri oleh Capres Anies Baswedan, yang telah diberikan mandat untuk memimpin Koalisi Perubahan,” tutupnya dalam press release tertulis. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
HEADLINE2 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluSilaturahmi Bupati HSU dengan Para Marbot Masjid
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
HEADLINE19 jam yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah


