Connect with us

Kanal

Upaya Pemadaman Karhutla, Dandim 1012 Turun Lapangan

Diterbitkan

pada

Dandim 1012/BTK Letkol Inf Tuwadi pimpin langsung upaya pemadaman dan pencegahan Karhutla di Barsel. Foto : digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BUNTOK, Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Barito Selatan (Barsel), Kodim 1012 Buntok ikut serta dalam upaya pencegahan dan pemadaman.

Dandim 1012/BTK Letkol Inf Tuwadi pimpin langsung upaya pemadaman dan pencegahan Jarhutla, sekaligus memberikan arahan kepada petugas lapangan tim Karhutla. Tim Karhutla terdiri dari anggota Polres Barsel, BPBD Barsel, Satdamkar, Manggala Agni serta relawan dan masyarakat yang tergabung dalam tim tanggap bencana Karhutla di wilayah Barsel.

“Dalam upaya pencegahan makin melebarnya Karhutla di Barsel, kita turut serta turun ke lapangan memanatau langsung, agar Karhutla tidak meluas,” kata Tuwadi kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (30/7).



Ia juga mengatakan, berdasarkan data dari BPBD Barsel, dari Mei-Juli 2019 di Barsel sejauh ini terpantau sudah sebanyak 70 hotspot atau titik api.

Lebih lanjut oleh orang nomor satu di Kodim 1012 tersebut, untuk 70 hotspot yang terpantau ini bukan rujukan dari Karhutla, karena rata-rata yang terpantau bekisar 30 persentasenya.

“Sedangkan kalau persentasenya 45 itu berarti panas yang terpantau dari seng dan jika persentase 60 keatas itu berarti ada yang yang membakar atau terbakar. Sedangkan untuk Barsel sejauh ini terutama Dusel Dusel ada tujuh titik Kebakaran Hutan dan lahan, namun bisa ditangani dengan baik sehingga luasan yang terbakar bisa ditekan sedikit mungkin,” beber Tuwadi.

Ditambahkannya, masyarakat Barsel hendaknya ikut serta dalam pencegahan Karhutla, dimana dampak yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan ini begitu besar dan dirasakan masyarakat luas. Terutama dalam menyebabkan pencemaran udara yang berujung pada penyakit inspeksi saluran pernapasan.

“Mari kita pikirkan dampak yang lebih luas, karena Karhutla ini dapat menyebabkan kabut asap yang mengakibatkan masyarakat mengalami berbagai penyakit pernapasan, jadi mari bersama-sama kita mencegah,” tandas Tuwadi. (digdo)

Reporter:Digdo
Editor:Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->