Kota Banjarbaru
Uji Coba Tiga Halte Baru di Ahmad Yani Banjarbaru
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tiga halte portabel di Jalan Ahmad Yani, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, dilakukan uji coba untuk melayani angkutan bus Trans Banjarbakula Koridor 1 Rute Banjarmasin – Martapura.
Halte portabel yang baru didirikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru terletak di Jalan Ahmad Yani depan kantor Polsek Liang Anggang. Satu halte portabel lain terletak di depan Sekolah Dasar Negeri Guntung Manggis atau depan Sat Brimob Polda Kalsel.
Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Sarana Prasarana Dishub Kota Banjarbaru Budiawan Bimantoro Aji mengatakan, uji coba halte dilaksanakan selama dua pekan, terhitung sejak tanggal 3 – 17 Desember 2025.
Baca juga: Daftar Bansos Kemensos Desember 2025: Cara Cek & Kapan Cairnya

Plt Kasi Sarana Prasarana Dishub Kota Banjarbaru Budiawan Bimantoro Aji. Foto: wanda
Aji menjelaskan, Dishub Banjarbaru sebelumnya telah menyurati Dishub Kalsel tentang usulan pengoperasian sebanyak delapan halte portabel untuk transit penumpang Bus Trans Banjarbakula.
“Jadi untuk halte baru khususnya portable ada delapan, lima di Jalan Ahmad Yani, dua di Jalan Trikora dan satu di Bandara Syamsudin Noor,” ujar Plt Kasi Sarana Prasarana Dishub Kota Banjarbaru Budiawan Bimantoro Aji, Jumat (12/12/2025).
Dari delapan halte tersebut yang telah berdiri, tiga di antaranya disetujui untuk uji coba penumpang yang naik.
“Ada tiga titik halte baru yang bisa menjadi transiti diuji coba,” jelasnya.
Baca juga: MasterChef Indonesia Season 13: Profil Chef Juna dan Dua Juri Profesional Baru
“Saat ini evaluasi, karena kalau syukur trafik ataupun penumpang banyak Insya Allah akan ditetapkan ataupun nanti akan menambah dua halte portabel lain di Jalan Ahmad Yani,” sambung Aji.
Mengingat masih beberapa hari dilakukan uji coba, pihaknya belum bisa memperkirakan jumlah penumpang yang naik di tiga halte portabel tersebut.
Sosialisasi juga digencarkan pihaknya, melalui Lurah dan warga melalui sosial media.
“Mungkin ada aja beberapa penumpangnya, namun memang belum pasti untuk berapa jumlah penumpang yang naik,” tambah dia.
Baca juga: KAD Antikorupsi Kalsel Perkuat Masyarakat Sipil Cegah Korupsi
Pertimbangan pendirian halte portabel ini menurutnya karena antara halte sebelum dan sesudah dari segi aturan idealnya minimal harus berjarak 500 meter.
Di samping itu, pendirian halte tersebut juga merupakan permintaan dari warga yang ingin lebih dekat dari kediaman untuk ke lokasi halte.
“Kita memfasilitasi adanya halte portable, pertama memfasilitasi penumpang bus ataupun meningkatkan kesadaran dan kemauan masyarakat untuk menaiki transportasi umum massal,” ungkapnya.
Halte portabel ini juga melayani angkutan feeder atau pengumpan Trans Banjarbaru, namun tidak semua angkutan pengumpan yang melewati halte tersebut.
Baca juga: 13 Rekomendasi KAD Antikorupsi Kalsel dari FGD dan Raker 2025
Halte portabel baru ini pun diakui Sepia, dapat memberikan banyak manfaat bagi warga yang sebelumnya merasa jauh untuk naik maupun turun dari Bus Trans Banjarbakula.
“Bagus aja, orang-orang kayak nggak perlu jauh-jauh gitu. Kaya saya biasanya naik bus biasanya buat kuliah,” ungkap Sepia, penumpang Bus Trans Banjarbakula.
Dia berharap halte-halte portabel baru dapat segera beroperasional dengan efektif membantu penumpang yang transit.(Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluSatu Suara, Pilkada Lewat DPRD BEM SI Kalsel Sepakat Menolak
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluDisperkim Kalsel Tegaskan Komitmen Hunian Layak untuk Masyarakat
-
HEADLINE3 hari yang lalu2026 Kemendikdasmen Revitalisasi 11.744 Satuan Pendidikan, Kalsel Kebagian Rp232,9 M di 2025
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluPascabanjir Bandang Balangan 48 Rumah Mulai Diperbaiki
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluSerah Terima Aset Pemkab Kapuas – Kejari, Bupati Wiyatno: Lahan akan Dijadikan Taman
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluMemperkuat Iman Peringati Isra Mikraj Warga Binaan Rutan Kapuas



