Kota Banjarmasin
Tim Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Gelar Pengabdian kepada Masyarakat
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tim dosen Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Banjarmasin menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Edukasi Prenatal Yoga untuk Mengatasi Nyeri Punggung Bagian Bawah” di wilayah kerja Puskesmas Astambul, Kabupaten Banjar.
Kegiatan yang berlangsung Juni hingga November 2024 itu antara lain dilakukan prenatal yoga: Pendekatan Efektif dan Nonfarmakologis untuk Atasi Nyeri Punggung Ibu Hamil.
Nyeri punggung bawah menjadi salah satu keluhan umum yang dialami ibu hamil akibat perubahan fisik selama kehamilan.
Baca juga: Penutup Debat Acil Odah Curhat, Nangis Ngaku Banyak Dihujat
Kondisi ini tidak hanya mengurangi kenyamanan tetapi juga memengaruhi aktivitas harian dan kualitas hidup mereka. Oleh karena itu lah, guna menjawab tantangan ini, tim dosen Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin menggelar program Pengabdian kepada masyarakat tersebut.

Ketua tim, Isrowiyatun Daiyah, SST, MKeb, didampingi dosen Hj Zakiah, SST, MKeb, dan Fitria Jannatul Laili, Bd, SKeb, MKeb mengatakan, program ini memiliki sasaran ibu hamil di Desa Lok Gabang dan Desa Kelampayan Ulu.
“Melalui penyuluhan dan praktik prenatal yoga, peserta mempelajari teknik yoga untuk mengurangi nyeri punggung bawah. Hasilnya sangat memuaskan, dengan seluruh peserta melaporkan penurunan intensitas nyeri,” jelas dia, Minggu (17/11/2024) siang.
Baca juga: Pisah Sambut Ketua PN Banjarbaru
Sebelum intervensi, katanya, 70 persen peserta mengalami nyeri sedang, dan 30 persen mengalami nyeri ringan. Setelah yoga, seluruh peserta 100 persen mengalami penurunan nyeri ke tingkat ringan.
Tidak hanya mengurangi nyeri, prenatal yoga juga membantu ibu hamil lebih rileks, meningkatkan kualitas tidur, dan menurunkan kecemasan.

Lebih jauh dia mengatakan, program ini mendapat respons positif dari masyarakat dan Puskesmas Astambul, yang berencana mengintegrasikan hasil pengabdian ini ke dalam edukasi rutin kelas ibu hamil.
Baca juga: Muhidin Sumbangkan Rp6 Miliar Gaji dan Tunjangan 4 Tahun Wagub Kalsel
Dia berharap program ini menjadi awal pemberdayaan masyarakat untuk menangani masalah kehamilan secara mandiri dan nonfarmakologis.
Melalui program ini, katanya, ibu hamil tidak hanya mendapat pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang bermanfaat dalam meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas tubuh.
Prenatal yoga mendukung kelancaran persalinan dan kesehatan jangka panjang ibu.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa langkah sederhana seperti prenatal yoga dapat memberikan dampak besar dalam meningkatkan kesejahteraan ibu hamil dan menjadi solusi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat,” pungkas dia. (Kanalkalimantan.com/adv)
Reporter: adv
Editor: Dhani
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluLandmark Kalsel Ini Segera Dibuka, Pemprov Kalsel Terus Matangkan Persiapan
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluKontingen Banjarbaru Berkekuatan 148 Orang Turun ke Popda Kalsel 2026
-
Olahraga3 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Dimulai, Empat Cabor Dipertandingkan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Banjar Tekankan Penggunaan DTSEN
-
HEADLINE1 hari yang laluPSN dan Konsesi Perparah Ancaman El Nino di Kawasan Gambut Kalimantan
-
HEADLINE2 hari yang laluJemaah Haji Tertua 102 Tahun dari Kalsel, Mbah Kasrun: Rajin Ibadah





