HEADLINE
Rusak Parah Jalan Trans Kalimantan di Palampitan, Warga Keluhkan ‘Kubangan’, Mengadu Kemana?
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pasca banjir ditambah sering kali dilintasi mobil truk bertonase tinggi, warga Desa Palampitan mengeluhkan jalan Trans Kalimantan di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah yang kini rusak parah penuh kubangan.
Jalan rusak tersebut merupakan ruas jalan menghubungkan kabupaten kota antar Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.
Jika dipantau dari perempatan lalu lintas Desa Palampitan Hilir hingga Desa Paliwara, ada beberapa titik kerusakan, namun kondisi paling parah berada di perempatan lampu merah Palampitan Hilir.
Pasalnya, dengan kondisi jalan yang berlubang tak jarang membuat mobil amblas dan terperosok di kubangan jalan, sehingga berujung pada kemacetan panjang.

Truk bertonase tinggi melintas di Jalan Trans Kalimantan Desa Palampitan, Amuntai, meski kondisi jalan rusak parah. foto: dew
Baca juga : Polisi Amankan Puluhan Miras di Pondok Jhon
Warga setempat, Rahman berharap jalan yang berbulan-bulan rusak ini dapat segera diperbaiki, disamping dapat menimbulkan kemacetan dikhawatirkan kerusakan jalan juga dapat memicu kecelakaan.
Rahman mempertanyankan tanggapan cepat dari para pemangku kepentingan, agar dapat membantu percepatan perbaikan jalan.
Bahkan, ia mengusulkan agar para ketua RT se Palampitan dapat melayangkan surat ke Gubernur Kalsel dengan ditanda tangani seluruh Ketua RT yang isinya meminta agar ruas jalan Palampitan dapat segera diperbaiki.
“Kalau bisa dibikin jalan beton saja sepanjang jalan Palampitan dari simpang empat ke arah terminal, isinya permohonan perbaikan jalan. Bikin juga spanduk besar di Palampitan, Jalan rusak, Warga Amuntai Palampitan mengadu kemana?,” beber Rahman kepada Kanalkalimantan.com, Sabtu (4/12/2021) siang.

Kubangan di Jalan Trans Kalimantan, Desa Palampitan, Amuntai, Sabtu (4/12/2021). Foto: dew
Baca juga : Kalsel Terima APBN 2022 Rp 25,07 Triliun, Ada Penurunan 4,28 Persen
Menurut Rahman, mestinya arus truk bermuatan berat bisa dialihkan ke jalan Trans Kalimantan yang baru, hingga tembus di Desa Pekapuran, Kecamatan Amuntai Utara, sehingga dapat mengurai kemacetan, namun sampai saat ini proses pengerjaan jalan tersebut belum selesai.
Dari pantauan terakhir, oleh warga setempat jalan yang berlubang di pasangi ban bekas sekedar tanda peringatan agar penggunaan jalan dapat berhati-hati ketika melintasi perempatan lampu merah Desa Palampitan Hilir (kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
-
HEADLINE20 jam yang laluGedung KMP Landasan Ulin Timur Diresmikan, Beroperasi Agustus
-
HEADLINE2 hari yang laluNobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluJemaah Kloter 16 Asal HSU Masuk Karantina, Terbang Sabtu Dini Hari
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluTeknik Jelujur Pewarna Alami SBK Sasirangan di Women Ecopreneurs Market Day Bali
-
kampus2 hari yang laluWasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik





