Kota Banjarbaru
Relawan Emergency se Banjarbaru Dibekali Teknik Dasar Pertolongan Pertama Korban Kecelakaan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarbaru bersama Banjarbaru Rescue menggelar pelatihan pertolongan pertama korban kecelakaan bagi tim ambulans relawan emergency se Kota Banjarbaru, Sabtu (20/11/2021).
Pelatihan ini upaya PMI Banjarbaru menambah peningkatan kapasitas dalam penanganan korban kecelakaan kepada relawan lapangan, acara digelar di Aula Linggangan Intan DPRD Kota Banjarbaru.
Disamping peningkatan kapasitas relawan emergency kegiatan ini juga bertujuan untuk saling bersilaturahmi antar stakeholder se Kota Banjarbaru.
Ketua PMI Kota Banjarbaru, HM Ruzaidin Nor mengatakan, dilatarbelakangi dengan kerap terjadinya kecelakaan di Kota Banjarbaru, sehingga para relawan emergency khususnya tim ambulans harus memiliki atau punya bekal kemampuan pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas.

Baca juga : Cara Pasang Iklan Ads di Tiktok untuk Melariskan Usaha, Ikuti Langkah Ini
“Pelatihan tidak sekadar pelatihan pertolongan pertama di lapangan, tapi juga yang berkaitan dengan koordinasi di lapangan,” ujar Ruzaidin Nor.
Lebih lanjut, Kata Ruzaidin Nor ketika melakukan penanganan di lapangan rekanan emergency bisa saling bersinergi dengan PMI Kota Banjarbaru, Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru PSC 119 dan Satlantas Polres Banjarbaru.
“Kita menginginkan semua emergency se Kota Banjarbaru menjadi tim yang solid dalam penanganan pada korban kecelakaan,” harapnya.
”Pelatihan ini memang dikhususkan untuk jalan raya. Pada saat terjadi kecelakaan, terkadang mayarakat awam kadang-kadang mereka sembarangan melakukan pertolongan. Jadi inilah tujuan kami untuk memberikan ilmu untuk melakukan pertolongan,” tambahnya.

Baca juga : Kendaraan Buatan Dalam Negeri Ini Jadi Sorotan ketika Nampang di Mandalika
Dalam pelatihan ini materi yang diberikan merupakan dasar dari pertolongan pertama dan diberikan langsung oleh fasilitator spesialis pada bidangnya. Ruzaidin mengharapkan dengan dibekali kemampuan dasar ini bisa diaplikasikan dengan baik kemudian hari.
“Nantinya kami juga mengharapkan para relawan emergency yang mengikuti latihan hari ini bisa menjadi fasilitator baik di satuannya maupun lingkungan masyarakat dimana mereka tinggal,” pungkasnya.
Ketua Pelaksana, Rian mengatakan, pelatihan ini setidaknya ada 30 personel dari perwakilan emergency se Kota Banjarbaru yang berhadir. Peserta diberikan materi oleh fasilitator spesialis pada bidang penanganan pertama pada korban kecelakaan.
“Selain melakukan pelatihan, peserta langsung melakukan simulasi petolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas,” katanya
Ditambahkannya kegiatan ini akan menjadi kegiatan berkelanjutan dan akan dikemas sedemikian rupa untuk membekali para relawan emergency dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas.(kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : Ibnu
Editor : bie
-
HEADLINE2 hari yang laluGubernur Kalsel Takkan Cabut Usulan Taman Nasional Meratus
-
HEADLINE1 hari yang laluTolak Cabut Usulan Taman Nasional Meratus ‘Kado’ Hari Lingkungan Hidup Sedunia
-
HEADLINE2 hari yang lalu7 Tuntutan Pengunjuk Rasa di Kantor Gubernur Kalsel, Tolak Taman Nasional Meratus!
-
HEADLINE3 hari yang laluBREAKING NEWS! Mahasiswa Demo di Kantor Gubernur Kalsel
-
HEADLINE3 hari yang lalu“Koin Keadilan” untuk Warga Sidomulyo 1 Banjarbaru
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluMahasiswa Banua Anam Minta Wilayah Hulu Sungai Diperhatikan

