Connect with us

Kota Banjarmasin

Pindah Posisi, Arifin Noor Siap Jalankan Visi Misi Walikota Banjarmasin

Diterbitkan

pada

Arifin Noor yang kini menjabat sebagai Kadis PUPR Banjarmasin Foto : mario

BANJARMASIN, Ada yang menarik pada pelantikan pejabat Pemko Banjarmasin, Jumat (25/1) tadi. Yakni masuknya Arifin Noor, mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalsel yang kini menjadi Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kota Banjarmasin. Dijelaskan setelah pelantikan, perpindahan jabatan ini sudah lama diperbincangan bahkan dari 2018 lalu.

Terpilihnya Arifin Noor menjadi Kadis PUPR Kota menandakan bahwa Walikota Ibnu Sina merasa nyaman dengan keberadaannya di Banjarmasin. Ditambah lagi, ia memiliki banyak kesamaan visi misi.

“Samanya visi misi ini tentu juga harus menyelaraskan RPJMD dengan provinsi yang juga memfokuskan infrstruktur Kalsel juga,” kata Arifin.

Smart city, logistik city, front water city adalah beberapa hal yang sudah mulai ia terawang ke depannya agar bertumbuh maksimal. Hal ini ia harapakan agar pertumbuban infrastuktur dankota Banjarmasin bisa menjadi kota wisata serta baiman yang tidak hanya sebatas retorika dalam mars Kayuh Baimbai saja.

“Kita ada keinginan saat orang memasuki Banjarmasin dari KM 6, Handil Bakti, Sungai Kuin, atau Pelabuhan Trisakti mereka akan merasa ‘wah’, dan mengakui ini benar-benar kota pariwisata,” jelas Arifin Noor.

Namum semua ini tentu harus ada banyak pertimbangan. Semisal smart city harus dibicarakan ke bagian penataan ruang. Front water city yang juga harus memperhatikan sungai dan serta sumber daya alam. “Bukan hanya di sini (pemko), tapi harus ke pusat,” tambahnya.

Tidak menutup mata, ia juga mengakui bahwa kondisi lalu lintas di sepanjang jalan Ahmad Yani juga jadi perhatian. Sejauh ini bisa kita tahu jasa rumah makan, perhotelan, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan adalah sekian banyak tujuan masyarakat menyusuri jalan Ahmad Yani sehingga kepadatan jalan pun tak bisa dibendung.

Apa solusinya? Arifin Noor dengan jelawas menjawab bahwa solusi ini masih dicari. Jika memungkinkan, bisa saja nanti ke depannya akan dibangun hingga lima buah fly over di sepanjang jalan Ahmad Yani. Ditambahkan juga ke depannya akan bekerja sama dengan Banjar Bakula. “Banjar Bakula di sini tidak hanya fokus masalah sampah dan air bersih, tapi juga transportasi untuk mengurai kemacetan,” jelasnya. (mario)

Reporter : Mario
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share
-->