Kabupaten Kapuas
Pencegahan Stunting di Kecamatan Bataguh, Nutrisi dan Pola Asuh Salah Bisa Jadi Penyebab
KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kapuas Ary Egahni Ben Bahat melakukan sosialisasi pencegahan stunting bagi kader-kader PKK , Kamis (2/6/2022).
Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas, Ary Egahni Ben Bahat memaparkan tentang apa yang dimaksud dengan stunting. “Stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan pada anak karena perkembangannya tidak sesuai dengan umurnya, baik perkembangan fisik dan motorik,” bebernya.
Seribu hari pertama kehidupan adalah masa yang penting, sejak dari janin hingga usia 24 bulan. “Kenapa? karena, secara medis kalau sudah lebih dari 2 tahun akan sulit untuk diperbaiki kondisinya. Apabila anak terdeteksi stunting, segeralah diberikan perawatan,” ujarnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, dr Tri Setya Utami mengatakan, ada banyak faktor penyebab stunting, bisa saja dari kurangnya gizi saat ibu hamil, ataupun kurang gizi pada Balita tersebut, maupun akibat kurangnya pengetahuan mengenai stunting.
Baca juga : Pererat Silaturahmi, Disperkim LH HSU Gelar Halalbihalal Bersama Pasukan Kuning dan Pegawai
Maka, perlu adanya sosialisasi dan edukasi bagaimana memberikan nutrisi yang tepat bagi anak-anaknya. Namun, pola asuh yang tidak tepat juga dapat menjadi salah satu penyebab stunting.
“Saya harapkan agar di sini terus diberikan sosialisasi dan edukasi pemberian nutrisi yang tepat untuk anak-anak, sebab stunting memiliki dampak negatif bagi anak-anak kita,” pungkas dr Tri.
Sementara itu, Camat Bataguh, Suriadin SH mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat dan Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Ary Egahni Ben Bahat hadir di Kecamatan Bataguh dalam rangka penyuluhan sosialisasi stunting dan Posyandu (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter : ags
Editor : kk
-
HEADLINE3 hari yang laluPemprov Kalsel – Pemkab Banjar Percepat Pembangunan Bendungan Riam Kiwa
-
Kalimantan Timur3 hari yang laluRayap Besi Tewas Duel dengan Penjaga Malam di Samarinda
-
HEADLINE2 hari yang laluSekolah Jurnalisme Warga: Masyarakat Adat Meratus Bersuara Nasib Mereka
-
Lifestyle3 hari yang laluTinggal Selangkah Lagi! Siapa yang Tersingkir di TOP 3 Indonesian Idol?
-
Kriminal2 hari yang laluPengeroyokan di Sungai Malang, Tiga Orang Ditangkap Polisi
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang lalu80 Peserta Ikuti Bimtek BIM yang digelar Dinas PUPR Kalsel





