Kanal
Pemkab HSU Beri SK Pendirian Bank Sampah di Dinas, Desa dan Sekolah
AMUNTAI, Pemkab Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Polres HSU dan Kodim 1001 Amuntai-Balangan apel gabungan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019, Senin (25/2). Sejumlah organisasi pemerhati lingkungan seperti Rarawa, juga ikut hadir bersama para petugas kebersihan Disperkim LH. Mengusung tema “Kelola sampah untuk hidup bersih, sehat dan bernilai†peringatan HPSN diawali dengan penyerahan alat kebersihan.
Rangkaian peringatan HPSN tahun 2019 Kabupaten HSU diisi dengan penyerahan surat keputusan pendirian bank sampah kepada sejumlah dinas, kelurahan, desa dan satu sekolah yakni MIN 15 HSU, serta penyerahan rumah susun dan 4 sarana prasarana pendukung senilai Rp 9.220.000.000 dari Kementerian PUPR tahun 2018.
Ditambah lagi dengan bantuan gerakan 1000 tumbler warga HSU dari Bank Kalsel dan KPN Sehat Amuntai, penyerahan bantuan biaya peningkatan rumah tidak layak huni menjadi layak huni sebesar Rp 720.000.000 dari Kementrian PUPR untuk desa Pulantani dan Desa Tambak Sari Kecamatan Haurgading, serta penyerahan 6 buah Kapal CIS/Kelompok kepada sejumlah warga dari Dinas Sosial Kabupaten HSU.
Bupati HSU H Abdul Wahid mengharapkan, momentum ini pengelolaan sampah jangan menggantungkan kepada pemerintah semata dengan mengandalkan pasukan kebersihan, akan tetapi juga harus melibatkan kerjasama semua elemen masyarakat.
“Agar tercapainya kebersihan dan keasrian Kabupaten Hulu Sungai Utara,†ujar Bupati HSU.
Menurut Abdul Wahid, untuk mengatasi persoalan sampah yang paling penting adalah bagaimana membangun kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Karena hal tersebut akan sangat membantu penyelesaian persoalan kesadaran masyarakat, serta akan mempercepat terciptanya wilayah dan lingkungan yang bersih. Pemerintah harus bersinergi dengan membangun kesadaran masyarakat sehingga tercipta lingkungan bersih dalam artian kesadaran masyarakat menjadi ujung tombak penyelesaian masalah ini.
“Jangan membuang sampah sembarangan buanglah sampah pada tempatnya, pisahkan sampah organik dan sampah non organik, serta sampah beracun pada tempatnya agar tercipta lingkungan yang bersih dan nyaman,†pungkasnya. (dew)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluLandmark Kalsel Ini Segera Dibuka, Pemprov Kalsel Terus Matangkan Persiapan
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluKontingen Banjarbaru Berkekuatan 148 Orang Turun ke Popda Kalsel 2026
-
Olahraga3 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Dimulai, Empat Cabor Dipertandingkan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Banjar Tekankan Penggunaan DTSEN
-
HEADLINE1 hari yang laluPSN dan Konsesi Perparah Ancaman El Nino di Kawasan Gambut Kalimantan
-
HEADLINE2 hari yang laluJemaah Haji Tertua 102 Tahun dari Kalsel, Mbah Kasrun: Rajin Ibadah







