Connect with us

WARGA +62

Pasutri Tua Ini Tak Berdaya Saat Rumah Dibakar Anak Sendiri

Diterbitkan

pada

Kondisi rumah pasutri tua di Sidoarjo yang dibakar anak sendiri. Foto: Beritajatim
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, SIDOARJO – Peristiwa naas dialami pasangan suami istri asal Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (20/02/2021). Adalah M. Sutrisno (67) dan Kurniasih Murbana (64) warga RT 06 RW 01 Desa Bendotretek, Kecamatan Prambon.

Bagaimana tidak, rumah keduanya hangus akibat ulah anaknya kandungnya sendiri berinisial MR. Masalahnya, MR ini diduga mengalami gangguan jiwa.

Bukan hanya rumahnya saja yang ludes dilahap si jago merah, bahkan Kurniasih, juga mengalami luka bakar cukup serius. Pasutri tua ini tidak berdaya ketika rumahnya terbakar dan berteriak meminta pertolongan warga.

Warga yang mendengar teriakan Kurniasih segera membantu memadamkan rumah dengan peralatan seadanya. Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Prambon AKP Herry M. Tampake.



 

“Mendapatkan laporan itu dari perangkat Desa Bendotretek, salah satu rumah warganya mengalami kebakaran. Laporan langsung kami tindak lanjuti menghubungi petugas PMK,” kata Herry, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Minggu (21/02/2021).

Satu unit mobil PMK yang datang ke TKP, petugasnya langsung berjibaku memadamkan api, dan sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan.

“Sekitar satu jam api yang berkobar berhasil dipadamkan,” terangnya.
Dari peristiwa kebakaran itu, pemilik rumah yang bernama Kurniasih mengalami luka bakar. Dan petugas dibantu perangkat Desa Bendotretek, membawa korban ke Puskesmas Prambon untuk dilakukan perawatan medis.

Sementara itu dari keterangan saksi-saksi yang ada, yang diduga membakar rumah korban, anaknya sendiri bernama MR. petugas langsung mencari Roubeta sebelum terjadi korban lagi.

Berkat upaya petugas dibantu perangkat desa dan warga, pelaku berhasil di tangkap di Jalan Raya Bendotretek.
“Pelaku akan kita bawa ke RS jiwa,” pungkas Herry. (suara.com)

Reporter: suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

WARGA +62

Kocak! Pria Ini Kena Razia Masker Tak Mau Didenda, Kepala Dibungkus Plastik

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

kepala dibungkus plastik
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Seorang pria kena razia masker, namun tak mau didenda. Al hasil, si pria membungkus kepalanya dengan plastik. Aksi kepala dibungkus plastik ini bikin publik tercengang.

Perilaku yang tak wajar sempat diabadikan melalui jepretan kamera smartphone. Dan diunggah oleh akun Instagram @patihits.

Kejadian itu terjadi di Kabupaten Pati.

Lantaran panik seorang pelanggar protokol kesehatan nekat mengenakan benda seadanya.



 

Alhasil plastik bungkus makanan pun jadi masker yang menutupi secara penuh mukanya.

Tinggal menyisakan dua mata saja yang kelihatan.

Sontak, postingan yang diunggah pada Kamis (11/2/2021) itu, banjir tanggapan dari warga net.

Komentar-komentar nyeleneh pun menghiasi foto yang bercaption “Tulis sendiri deh komentar kalian,” yang seolah menantang netizen untuk turut menanggapi postingan tersebut.

Seperti yang ditulis akun @daffa_grin. Ia menyebut jika tingkah pria berbaju orang dan berpenutup wajah dari plastik kuning itu seperti BOT game populer PUBG. “Bot ning pabji kui (BOT di PUBG itu).

Sementara pemilik akun @bimo_496 mengatakan, “Invasi yang cerdik.” Ada juga akun @agus_riders96 yang menuliskan “Tetap mematuhi protokol kesehatan lur.”

Sangat dimungkinkan kejadian tersebut, terjadi di salah daerah di Kabupaten Pati pada Kamis (11/2/2021). Apalagi dalam banner rumah makan terpampang tulisan Pasar Sleko yang masuk Desa Semampir, Kecamatan Pati Kota.

“Kalau lokasi pasti belum tahu karena operasi yustisi jadwalnya kan banyak,” ujar salah satu anggota Satpol PP Pati yang enggan disebutkan namanya.

Ia menambahkan, pelanggar yang panik tersebut nekat mengenakan plastik karena tidak bermasker saat pihaknya menggelar operasi yustisi.

“Dia panik, takut kena denda administratif. Kita suruh buka dianya tidak mau. Memang orangnya itu, katanya ada sedikit gangguan jiwa,” katanya saat dihubungi, Suara.com, Jumat (12/2/2021).

Lantaran memiliki gangguan kejiwaan, oleh petugas, pelanggar nyeleneh tersebut akhirnya hanya di data dan berikan peringatan.

“Cuma diperingatkan saja agar tidak mengulanginya lagi, toh demi kebaikannya kan. Habis itu kita kasih masker,” tandasnya. (suara.com)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

WARGA +62

VIDEO. Pengantin Pria Diantar Naik Jukung di Tengah Kepungan Banjir

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Mempelai pria diantar pakai jukung di tengah kepungan banjir. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir besar yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan, tak menyurutkan niat warga melangsungkan acara walimah perkawinan.

Dari tayangan sebuah video berdurasi 30 detik, di tengah kepungan banjir seorang mempelai pengantin pria diantar ke rumah mempelai wanita menaiki jukung alias sampan. Meski tidak disebutkan dimana video pendek tersebut diambil, diduga lokasi walimatul ursy itu berada di wilayah Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Provinisi Kalimantan Selatan.

 

Mempelai pria diantar pakai jukung diiringi sholawat nabi berupa pukulan terbang rebana dan payung sinoman hadrah.



 

Sementara beberapa pengantar mempelai pria mengantar sambil mengarungi kepungan banjir. Tampak beberapa pria mengenakan peci putih dan sarung, beberapa diantaranya ikut mengabadikan momen yang tak akan terpulakan sepanjang hidup mempelai pria tersebut. Diantar ke rumah mempelai wanita naik jukung ditengah kepungan banjir. (kanalkalimantan.com/bie)

Reporter: Bie
Editor: KK


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->