Kota Banjarbaru
Mendulang Rejeki di Tengah Banjir, dari Jasa Angkutan Motor Mogok hingga Derek Mobil
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jalan Jurusan Pelaihari yang merupakan salah satu akses penghubung antar Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut, tak lagi nampak. Pemandangan berbeda pada Rabu (13/1/2021) sore, menunjukkan genangan air setinggi lutut orang dewasa telah menutup hitamnya aspal jalan.
Terlihat beberapa motor mengalami mogok saat akan melintas. Kejadian seperti itu kerap ditemui hampir di sepanjang hari. Membuat masyarakat sekitar, serta para relawan telah membuka jasa angkutan untuk mengevakuasi kendaraan mogok.
“Masyarakat sekitar menglola jasa angkutan kendaraan roda dua yang mengalami mogok. Dengan proses evakuasimenggunakan mobil pick up. Kita sangat mendukung upaya ini,” kata Kapolres Banjarbarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso.
Pun tak hanya motor, jika ada mobil mengalami mogok saat akan melintas di Jalan Jurusan Pelaihari. Maka akan di evakuasi dengan bantuan derek dari Unit BPK Landu rescue. “Untuk mobil dii ditarik dengan derek dan di evakuasi ke tempat yang aman,” beber Kapolres.
Banjir di Jalan Jurusan Pelaihari, juga berimbas pada pemukiman rumah warga di Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru. Tercatat, 36 jiwa saat ini tengah mengungsi ke tempat yang lebih aman. (Kanalkalimantan.com/rico)
Editor : Cell
-
HEADLINE2 hari yang laluKonflik Agraria: Perjuangan Warga Sidomulyo 1 Pertahankan Tanah dari Aparat Berseragam
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluSajian 41 Wadai Gratis Hari Jadi ke-74 HSU, Lempeng Banjar Diserbu Warga
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluPuncak Hari Jadi ke-74 HSU Meriah, Dihadiri Gubernur dan Wagub Kalsel
-
HEADLINE3 hari yang laluBerangkat ke Tanah Suci Nenek Aminah dari Jualan Jamu Keliling
-
Hukum1 hari yang laluKetimpangan Relasi Kuasa Negara – Rakyat dalam Sengketa Tanah Sidomulyo 1
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluPesta Rakyat Hari Jadi ke-74 HSU Diserbu Warga





