Connect with us

LIPSUS PKK BANJAR

Lomba Gelar Dagang di Jambore PKK Banjar, Pemenang Difasilitasi Izin Usaha!

Diterbitkan

pada

Teks: Lomba Gelar Dagang UP2K yang dilaksanakan di halaman di halaman Gedung Dekranasda. Foto: rico

MARTAPURA, Sejumlah lomba turut meramaikan Jambore Kader PKK dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kabupaten Banjar Tahun 2018. Adapun kegiatan semarak perlombaan meliputi Yel-Yel dan Lomba Gelar Dagang UP2K yang dilaksanakan di halaman di halaman Gedung Dekranasda Kabupaten Banjar, Rabu (5/12).

Dihadiri 1.300 kader dari 20 kecamatan se-Kabupaten Banjar, acara ini semakin meriah ketika Bupati Banjar KH Khalilurrahman berserta istri Hj Raudathul Wardiyah yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Banjar, memberikan sejumlah doorprize kepada peserta.

Suasana semakin pecah ketika para perwakilan kader dari masing masing kecamatan menampilkan kreativitasnya di Lomba Yel-Yel. Bagaimana tidak, ibu-ibu ini dengan luwesnya berjoget hingga menyanyikan lagu kreasi mereka. Tidak hanya itu mereka juga menampilkan kekhasan di kecamatan masing-masing dengan sejumlah properti maupun pakaian.

Selain itu, di depan panggung utama juga diselenggarakan Lomba Gelar Dagang yang menampilkan sejumlah produk dari Industri Kecil Menengah (IKM).

Kabid Perindustrian Kabupaten Banjar, Linda mengungkapkan lomba Gelar Dagang bertujuan untuk memasarkan produk-produk IKM khas Kabupaten Banjar. Ia juga mengatakan dalam penilaian lomba ini para juri akan menilai berbagai aspek sepeti kebersihan, kerapian dan izin usahanya.

“Lomba ini bertujuan untuk memasarkan produk-produk yang di kelola IKM Kabupaten Banjar. Disini para juri melihat dari kebersihan produk yang diperdagangkan, kerapian  yang mana ini dimaksud pada Kemasannya serta izin kelolanya,” ungkapnya kepada Kanalkalimantan.

Terkait soal izin usaha, Linda menjelaskan bahwa memang masih ada ILM yang belum mempunyai izin tersebut. Izin ini diterbitkan setelah mendapat sertifikat dari Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melalui Dinas Kesehatan yang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian. Salah satu contoh yang membuat izin usaha tidak dapat keluar contohnya sepeti di Kecamatan Martapura Barat yang terkendal air bersih.

Linda menjanjikan IKM yang nantinya memenangkan perlombaan gelar dagang ini nantinya akan dibantu terkait proses izinnya membutuhkan waktu yang lama. Ia juga mengatakan izin ini penting agar, produk yang dikelola dapat masuk ke pasar-pasar Modern. “IKM dari Kecamatan yang menang kita akan bantu mengurus izinnya, bagi mereka yang belum mempunyai izin. Kalau sudah punya izin usahanya kita bantu fasilitasi. Izin usaha itu penting agar produknya dapat bisa masuk ke Pasar Modern,” katanya.(rico)

Reporter:Rico
Editor:Cell

Bagikan berita ini!