Connect with us

HEADLINE

Kemendikbud akan Kucurkan Rp2,6 T untuk Internet Gratis Belajar Jarak Jauh

Diterbitkan

pada

Sejumlah siswa belajar secara online di serambi masjid At Taqwa Dusun XIV, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2020). [ANTARA FOTO/Anis Efizudin]

KANALKALIMANTAN.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan mengucurkan anggaran Rp2,6 triliun untuk internet gratis bagi peserta didik dan pendidik swasta maupun negeri selama tiga bulan (Maret, April, Mei). Kebijakan ini untuk menyukseskan program pembelajaran jarak jauh  selama pandemi Covid-19.

Nilai tersebut turun dari nilai anggaran tahun 2020 yang ketika itu mencapai Rp7,2 triliun.

“Anggaran ini 2,6 triliun untuk tiga bulan ke depan, untuk semua yang terdaftar di Dapodik,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Rabu (3/3/2021).

Nadiem menjelaskan, tahun 2021 nilai subsidi kuota juga akan dikurangi, tapi lebih fleksibel dan tetap bisa mengakses seluruh laman, kecuali yang telah diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika.



Rinciannya, untuk PAUD akan mendapat 7 GB/bulan, SD-SMP-SMA/SMK 10 GB/bulan, guru 12 GB/bulan, serta mahasiswa dan dosen akan mendapatkan 15 GB/bulan.

Jika dibandingkan tahun 2020, setiap pelajar mendapatkan 35 GB/bulan, guru 45 GB/bulan, serta mahasiswa dan dosen 50 GB/bulan.

Bantuan akan disalurkan oleh Kemendikbud pada tanggal 11-15 selama tiga bulan ke depan dan berlaku sampai 30 hari sejak kuota pertama diterima.

Seluruh insan pendidikan yang telah mendapatkan subsidi kuota tahun 2021 tetap akan mendapatkan yang tahun 2021, mereka tidak perlu mendaftar ulang.

Bagi yang nomornya berubah atau yang belum menerima kuota sebelumnya, baru bisa menerima bantuan kota di bulan April 2021 dengan terlebih dahulu melapor ke kepala sekolah atau kaprodi.(Suara)

Editor : Suara

 

 

 


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->