Connect with us

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Kapolres HSU Pastikan PPKM di HSU Sesuai Instruksi Gubernur Kalsel

Diterbitkan

pada

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan memastikan pemberlakukan PPKM di HSU. Foto: dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU) AKBP Afri Darmawan memastikan tindak lanjuti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terkait penanggulangan Covid-19 di Kabupaten HSU.

Hal tersebut ditegasnya saat memimpin apel yang diikuti oleh Wakapolres HSU Kompol Irwan para PJU dan personil serta ASN Polres HSU di halaman Mapolres HSU, Senin (11/01/2021).

Dalam apel ini Kapolres menyampaikan arahan di antaranya beberapa istilah dan informasi-informasi terbaru terkait rencana penanggulangan Covid-19 dan lainya. “Di antaranya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” ujar AKBP Afri.

Kapolres menjelaskan, rencana PPKM diberlakukan sebagian wilayah pulau Jawa dan Bali, kebijakan ini bukan merupakan pelarangan seluruh kegiatan, melainkan hanya pembatasan. Sedangkan untuk (PSBB) ia menerangkan adalah pembatasan kegiatan tertentu masyarakat pada suatu wilayah yang di duga terinfeksi covid19 untuk mencegah penyebaran.



Namun untuk PPKM pihaknya siap melaksanakan sesuai dengan instruksi Gubernur Kalsel nomor 1 tahun 2021 tertanggal 8 Januari 2021. “Polri dalam hal ini Polres HSU, Siap mensukseskan kebijakan pemerintah pusat sampai Pemda setempat,” tegasnya.

Adapun pengaturan PPKM tersebut terdapat beberapa poin di antaranya:
1. Membatasi tempat kerja atau perkantoran dengan menerapkan work from home sebesar 75% dan work from office sebesar 25% dengan protokol kesehatan yg lebih ketat.
2. Kegiatan belajar mengajar secara daring/online.
3. Untuk kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan.
4. – Kegiatan restoran makan minum di tempat sebesar 25% dan untuk layanan melalui pesan antar / dibawa pulang tetap diizinkan.
– pembatasan jam operasional untuk pembelanjaan / mall sampai jam 20.00 wita.
5. Mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100% dalam penerapan protokol kesehatan.
6. Mengizinkan tempat ibadah dengan pengaturan pembatasan sebesar 50% dengan penerapan protokol kesehatan lebih ketat.
7. Mengizinkan kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan dengan pembatasan 25% dengan protokol kesehatan yang lebih ketat serta diupayakan dilakukan secara daring /online. (kanalkalimantan.com/dew)

 

Reporter : Dew
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Lantik TP PKK Kelurahan di Amuntai Tengah, Ini Pesan Anisah Wahid

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ketua TP PKK HSU Hj Anisah berharap PKK Kelurahan dapat bekerja maksimal Foto: dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hj Anisah Rasyidah Wahid berharap Ketua TP PKK kelurahan mampu menyampaikan, melaksanakan program pokok PKK yang disinergikan dengan pemerintah daerah.

Hal ini disampaikan Anisah saat menghadiri pelantikan empat Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan di Aula Kantor Kecamatan Amuntai Tengah HSU, Selasa (23/2/2021).

Anisah menaruh harapan besar agar ketua baru dapat menjalankan tugas dan kewajiban yang dipercayakan kepada Ketua TP. PKK Kelurahan yang ada di Kecamatan Amuntai Tengah dengan sebaik baiknya dan penuh tanggung jawab.

“Para ketua tim penggerak PKK kelurahan yang baru saja dilantik harus mau dan mampu melakukan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat di kelurahan masing-masing,” tegas Anisah.



Dikatakannya, melalui momentum pelantikan harus dijadikan tekad menjalankan amanah tugas dan kewajiban penuh tanggung jawab.

“Amanat dan tugas yang dipercayakan kepada kita haruslah kita hayati, dipahami, dan dilaksanakan dalam bentuk aktivitas nyata, kita tidak boleh malas dan enggan untuk menjalankan tugas dan peran sebagai ketua Tim penggerak PKK kelurahan,” kata Anisah.

Sementara dalam pelantikan tersebut, Ketua TP PKK Kecamatan Amuntai Tengah Sri Ratianingsih Amberani memimpin langsung pelantikan jabatan empat Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan. Yakni Kelurahan Paliwara, Kelurahan Antasari, Kelurahan Kebun Sari, dan Kelurahan Murung Sari, yang disaksikan langsung Oleh Ketua TP PKK Kabupaten HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid beserta jajarannya.

Adapun Ketua TP PKK Kelurahan yang dilantik dan dikukuhkan jabatannya antara lain Kelurahan Paliwara di jabat oleh Olivia Aprilyan, Kelurahan Antasari dijabat oleh Rika Ayu Oktavian, S.Kom, Kelurahan Kebun Sari Dijabat Oleh Yushasyrati Mariatul, dan Kelurahan Murung Sari Dijabat Oleh Dr. Emilya Rizqa Rahmawati.

Pelantikan tersebut juga dihadiri Camat Amuntai Tengah, Lurah Paliwara, Lurah Antasari, Lurah Kebun Sari, Lurah Murung Sari, dan TP. PKK desa dan kelurahan.(kanalkalimantan.com/dew)

 

Reporter : Dew
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Pengembangan Potensi Anyaman Rotan Merah Khas Amuntai

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pelatihan pengembangan anyaman rotan merah kepada pengrajin di HSU. Foto: dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Sebanyak 20 peserta dari beberapa desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) diberikan pelatihan pengembangan desain, peningkatan mutu serta kualitas anyaman rotan merah (lupu) oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (23/2/2021).

Pelatihan digelar selama enam hari,
dari 23 sampai 28 Februari 2021 berlangsung di showroom Dekranasda Kabupaten HSU, Rest Area Putri Junjung Buih Amuntai Tengah.

Kabid Perinsdustrian Disperindagkop HSU HM Yani mengatakan, kegiatan pelatihan yang dilaksanakan selama enam hari ini dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan IKM tentang teknis produksi kerajinan bamban.

“Pelatihan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat para pengrajin di Kabupaten HSU,” terangnya.



Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM HSU, Muhammad Rafiq menyebutkan kegiatan ini merupakan salah satu program kerja nyata Disperindagkop HSU melalui pembinaan dan pelatihan.

“Diharapkan peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan penuh perhatian,” imbuhnya.

Menurut Rafiq selama ini kerajinan anyaman rotan merah merupakan rotan yang khas Amuntai dengan kualitas sangat baik.

“Rotan merah ini sudah sangat populer, bahkan untuk penjualannya rotan merah sendiri bisa sampai jutaan rupiah,” kata Rafiq.

Ia berharap setelah menerima pelatihan, para pengrajin terus meningkatkan olahan serta tidak perlu lagi menjual produk anyaman setengah jadi. Sehingga dengan sepenuhnya produk kerajinan anyaman dapat diakui sebagai salah satu hasil dari kerajinan anyaman dari desa masing-masing.

“Saya berharap kerajinan dari ibu-ibu dapat terus meningkat kualitasnya, dan manfaatkan sebaik-baiknya dari pelatian ini, agar nantinya bisa kita aplikasikan dikerajinan rotan yang kita harapkan,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/dew)

 

Reporter : Dew
Editor : Bie

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->