Kota Banjarbaru
Kabut Asap Kembali di Banjarbaru Akibatkan Enam Penerbangan Delay
BANJARBARU, Minggu (27/10) pagi kabut asap kembali menyelimuti kota Banjarbaru. Dampaknya pun, membuat jadwal penerbangan di Bandara Syamsuddin Noor mengalami penundaan keberangkatan (delay).
Kepala Komunikasi dan Legal Bandara Syamsuddin Noor, Aditya Putra Patria, mengatakam ada enam penerbangan yang mengalami delay lantaran jarang pandang pagi td hanya berkisar 200 meter.
“Karena pilot tidak ingin mengambil resiko, jadi pesawat standby di apron menunggu kabut asap mereda. Ada 6 jadwal penerbangan yang tertunda,” katanya kepada kanalkalimantan.com.
Adapun 6 jadwal penerbangan yang mengalami delay berasal dari dua maskapai, yakni Lion Air dan Garuda Indonesia. Rinciannya, 4 dari Lion Air dan 2 dari Garuda Indonesia. Untuk menghindari penumpukan penumpang di ruang tunggu bandara, para penumpang terpaksa bertahan di dalam pesawat. Setelah kabut asap mereda, satu persatu pesawat yang mengalami penundaan mulai diberangkatkan saat jarak pandang sudah diatas 500 meter.
“Penumpang tetap di pesawat, setelah dianggap aman, satu persatu pesawat diberangkatkan ke kota tujuan,” pungkas Aditya.
Diketahui, kabut asap pada pukul 06.00 Wita awalnya masih normal dan tidak berdampak bagi jarak pandang, yakni 800 meter. Namun, selang beberapa jam tepatnya pukul 07.00 WITA, kabut asap semakin tebal hingga mencapai jarak minimum yakni 200 meter.
Kabut asap yang menyelimuti Bandara Syamsuddin Noor, diduga akibant kembali terjadinya kebakaran lahan gambut yang tidak jauh dari areal bandara. (Rico)
Editor : Chell
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 ASN Pemko Banjarbaru Isi Jabatan Fungsional yang Baru
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluAtasi Blank Spot, Pemkab HSU Pastikan BTS di Desa Bararawa Berfungsi
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluWalhi Kalsel Tantang Menteri LH yang Baru Akhiri Persoalan Lingkungan
-
HEADLINE3 hari yang laluPemprov Kalsel Siapkan Komcad, Rekrut ASN dan Masyarakat Umum
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluMahasiswa Uniska Turun Tangani Gulma Susupan Gunung di HSU
-
HEADLINE2 hari yang lalu201 Desa di Kalsel Masih Area Blank Spot




