Connect with us

HEADLINE

Jembatan Bailey Mataraman Terpasang, Roda Dua Boleh Lewat, Roda Empat Belum Diperbolehkan

Diterbitkan

pada

Jembatan bailey Sungai Salim Jalan A Yani Km 55,500, Desa Banua Hanyar-Bawahan Pasar, perbatasan Kecamatan Astambul-Mataraman, Kabupaten Banjar, akhirnya selesai dipasang. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Jembatan bailey Sungai Salim Jalan A Yani Km 55,500, Desa Banua Hanyar-Bawahan Pasar, perbatasan Kecamatan Astambul-Mataraman, Kabupaten Banjar, akhirnya selesai dipasang.

Sejak dikebut pengerjaannya mulai Senin (18/1/2021), setelah ditinjau Presiden Jokowi langsung. Pada Jum’at (22/1/2021) pagi, ruas jalan nasional lintas Kalsel-Kalteng-Kaltim kini terhubung.

Hanya saja, kendaraan yang boleh melintas di jembatan bailey tersebut cuma kendaraan roda dua saja. Sementara kendaraan roda empat masih belum diperbolehkan melintasinya.



 

 

 

Kapolsek Mataraman Iptu Widodo Saputro mengatakan, jembatan perbatasan antara Kecamatan Astambul dengan Kecamatan Mataraman sudah selesai dan bisa dilalui.
“Sudah selesai dan bisa dilalui, namun hanya untuk pengendara roda dua saja yang bisa lewat, untuk pengendara roda empat masih belum bisa,” ucap Kapolsek Mataraman dihubungi Kanalkalimantan.com, Jum’at (22/1/2021) siang.

Dia mengatakan, alasan kenapa hanya pengendara roda dua saja yang boleh melintas dikarenakan di sisi jalan jembatan masih ada longsor. Demi keamanan untuk sementara pengendara roda empat belum bisa melintasi jembatan tersebut.

“Saya beritahukan kepada masyarakat kalau jembatan jalan A Yani Km 55 perbatasan Kecamatan Astambul dengan Mataraman sudah bisa dilewati, tapi hanya bisa dilalui roda dua, untuk roda empat silahkan lewat jalan alternatif,” tutupnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter: Wahyu
Editor: Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

HEADLINE

Barito Putera Pastikan Ikut dalam Turnamen Pramusim Piala Menpora 2021

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Pelatih Barito Putra Djadjang Nurdjaman Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Klub kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) Barito Putra dipastikan akan mengikuti turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

Djadjang Nurdjaman, selaku Pelatih Barito Putra mengatakan, kalau ia telah menyiapkan 24 pemain tanpa pemain asing.

“Pemain yang saya panggil yang dulu-dulu juga. Mereka akan mulai berkumpul 7 Maret di Yogyakarta. Tanggal 8 Maret kita resmi mulai latihan bersama untuk kompetisi ini,” ujarnya.

Untuk sementara hanya ada dua pemain baru yang memperkuat tim ini untuk turnamen yang digelar mulai 20 Maret sampai 25 April itu.



“Tapi nanti saja saya sampaikan dua pemain baru itu,” ucapnya
Djadjang memastikan Rizky Pora juga diboyong ke Yogya guna mengikuti latihan persiapan mengikuti kompetisi ini.

Pelatih tim Barito menyatakan semua perlu bersyukur dengan adanya kompetisi saat pandemi Covid-19, yang mana telah membuat kegiatan kompetisi selama ini menjadi vakum.

“Sudah kita syukuri saja, setidaknya ada kegiatan pramusim, daripada tidak ada kegiatan sama sekali kompetisi,” kata Djajang.

Dia mengakui, kompetisi yang digelar mendadak ini, membuatnya tidak maksimal mempersiapkan tim dalam waktu singkat. Tetapi Djajang optimistis pemain-pemainnya akan cepat beradaptasi dan akan memberikan yang terbaik saat kompetisi nanti.

“Kita siapkan tim yang solid untuk bisa juara,” pungkas Djajang.(Kanalkalimantan/Tius)

 

Reporter : Tius
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HEADLINE

Kisah Wabup OKU ke Lokasi Pelantikan Pakai Baju Tahanan, Tangan Diborgol

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wakil Bupati Ogan Komering Ulu terpilih, Johan Anuar. Foto: Antara
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Ada cerita menarik dalam pelantikan kepala daerah yang dilaksanakan serentak kemarin, Jumat (26/2/2021). Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) terpilih, Johan Anuar, berangkat ke lokasi pelantikan dengan memakai baju tanahan dan tangan diborgol.

Johan merupakan terdakwa kasus korupsi tanah pemakaman di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Johan keluar ke lokasi pelantikan dengan pengawalan ketat personel Brimob.

Kuasa hukum Johan, Titis Rachmawati, sempat meminta awak media tidak melakukan peliputan. Demikian disampaikannya di tahanan sebelum Johan keluar menuju lokasi pelantikan.

“Prinsipnya Johan Anuar bersedia dilantik di Griya Agung dan prosesnya sudah sesuai dengan protokol yang diamanatkan KPK, jadi mohon rekan-rekan media tidak meliput di sini (rutan, red.) silakan liput di Griya Agung,” kata Titis sebelum Johan dikeluarkan.



 

Saat Johan keluar, seperti dikutip dari Antara, ia langsung masuk mobil jaksa KPK. Bersama rombongan Ia kemudian berangkat ke Griya Agung Palembang untuk dilantik oleh Gubernur Sumsel Herman Deru sebagai Wabup Ogan Komering Ulu.

Menurut Titis, pengawalan KPK terhadap Johan hanya sebatas dari rutan sampai pintu gerbang Griya Agung, selanjutnya Johan diserahkan kepada panitia pelaksana pelantikan dengan tetap dikawal.

Johan dilantik mendampingi Bupati Ogan Komering Ulu terpilih, Kuryana Azis, sebagai kepala daerah setempat periode 2021-2026 setelah menang melawan kotak kosong pada Pilkada 2020. Keduanya juga termasuk petahana.

Pengadilan Negeri Palembang mengizinkan Johan Anuar menjalani pelantikan sebagai kepala daerah di luar Rutan Pakjo Palembang setelah Kemendagri mengirimkan surat pemberitahuan.

Namun, Johan hanya diberi waktu berada di luar rutan pada Jumat (26/2/2021), mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Johan juga terancam langsung dinonaktifkan sebagai wabup setelah pelantikan karena statusnya masih terdakwa.

Sebelumnya, Johan Anuar didakwa melakukan tindak pidana korupsi pada pengadaan tanah pemakaman yang merugikan negara Rp 5,7 miliar. Tindakan tersebut dilakukan saat Johan Anuar masih menjabat Wakil Ketua DPRD Ogan Komering Ulu pada 2012.

Johan Anuar ditahan KPK di Rutan Polres Jakarta Pusat pada 10 Desember 2020, atau satu hari setelah tahapan pencoblosan pilkada serentak di mana tersangka menjadi calon wakil bupati tunggal berpasangan dengan Kuryana Azis.

Penahanan tersangka dilakukan setelah lembaga antirasuah itu mengambil alih perkara kasusnya dari Polda Sumsel pada 24 Juli 2020. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->