Connect with us

HAUL GURU SEKUMPUL

Jelang Haul Guru Sekumpul, Dishub Banjar Siapkan Penambahan Jalur Baru Via Grogot

Diterbitkan

pada

Berbagai persiapan mulai dilaksanakan jelang haul Guru Sekumpul Foto : dok

MARTAPURA, Berbagai persiapan mulai digelar menyambut pelaksanaan haul ke-15 Al ‘Alimul ‘Allamah Al ‘Aarif Billah Syeikh KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul. Meski masih tiga bulan lagi, namun antisipasi sudah mulai dilakukan. Termasuk oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar yang menggelar rapat koordinasi persiapan di Aula Dishub, Selasa (10/12).

Rapat dihadiri perwakilan Polres Banjar, Polres Banjarbaru, Dishub Banjarbaru, Dinas Lingkungan Hidup Banjar, Satpol PP, hingga Tim Induk Sekumpul yang membawahi seluruh Relawan Posko Haul ke-15.

Kepala Dishub Banjar HM Aidil Basith mengatakan, pada haul ke-15 ini akan ada penambahan jalur lewat Grogot untuk antisipasi jamaah yang datang dari luar Kalsel. Termasuk  juga kesiapan untuk jalur sungai, daya tampung parkir, dan keamanannya.

“Rekayasa julur menuju Sekumpul juga akan dikoordinasikan dengan Dishub tetangga seperti Tapin, Hulu Sungai Selatan, Tanah Laut, Batola, Banjarmasin dan Banjarbaru. Langkah ini dilakukan untuk mengurasi kemacetan jelang dan pasca acara,” jelasnya.



Di sisi lain, Tim Posko Induk Sekumpul Ahmad Khairi mengatakan semua Relawan dari Tim Induk maupun dari posko-posko yang terdaftar akan bekerja maksimal untuk kesuksesan acara Haul ke-15 Guru Sekumpul. “Untuk semua berita yang belum dikonfirmasi dari pihak Induk Sekumpul supaya tidak disebarluaskan sebab belum jelas kebenarannya”, himbaunya.

Sebelumnya, persiapan jelang haul Sekumpul juga dilakukan Satlantas Polres Banjar. Kasat Lantas Polres Banjar AKP Indra Agung Perdana Putra mengatakan, mulai melakukan pertemuan dengan pihak relawan panitia haul, dan mengambil evaluasi dari acara tahun lalu.

“Beranjak dari evaluasi tahun lalu, jika sebelumnya kendaraan boleh masuk hingga simpang empat Sekumpul, sekarang tidak boleh. Hal ini dimaksudkan agar area dalam lingkup Arraudhah steril dan menciptakan suasana khusyuk,” terang AKP Indra.

Pada hari puncak haul, menjelang waktu shalat Ashar portal pertama yang di ada di ujung-ujung radius 1 KM dari Arraudah sudah ditutup total. Tujuannya tak lain untuk persiapan penataan jamaah laki-laki dan perempuan punya tempat sendiri untuk shalat. “Sehingga saat memasuki waktu Magrib, jamaah sudah tersusun rapi dan kegiatan pun menjadi khusyuk karena tidak terganggu lagi oleh kendaraan, khusus pejalan kaki saja,” harapnya.

Terkait hal ini, pihaknya juga akan koordinasi dengan Polres Banjarbaru. Seperti tahun lalu, semua kendaraan roda 2 dan 4 akan ditampung di Lapangan Murjani dan 9 kantong parkir yang ada di Banjarbaru.

Selain mengoptimalkan lalu lintas, menurut Kasat Lantas, Polres Banjar juga punya inovasi dengan menggunakan teknologi Industri 4.0 yaitu dengan melalui teknologi CCTV, pihaknya dapat melakukan pemantauan pengamatan penggambaran situasi.

Polres Banjar sendiri memiliki beberapa CCTV di Traffic Management Center (TMC) dan juga dengan bantuan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) yang memiliki 188 CCTV yang tersebar dari Banjarmasin hingga Tabalong.

“Kami juga bekerjasama dengan pemerintah, Smart City Kabupaten Banjar pun akan kami gabungkan. Selain itu, instansi atau perusahaan yang mempunyai CCTV di daerah terpencil pun akan kami libatkan. Dengan pemantauan CCTV ini, kami lebih bisa mengedepankan teknologi tanpa mengurangi kualitas dan kuantitas kinerja kita dalam pengamanan Haul Guru Sekumpul,” jelas Indra.(rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Chell

 


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->