Kabupaten Banjar
Jasad Pemancing di Pengaron yang Tenggelam Akhirnya Ditemukan
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Jasad Irwansyah (37) warga Desa Lok Tunggul Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, yang diduga tenggelam saat memancing di sungai Riam Kiwa akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan, Selasa (27/2/2024) sore.
Pencarian terhadap warga yang diduga tenggelam saat memancing itu dilakukan sejak Minggu (25/2/2024) pagi.
Seorang relawan Emergency Banjar Response (EBR), Didin mengatakan, korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di titik nol atau di mana awal korban diduga tenggelam.
Baca juga: Siring Sungai Basung di Cempaka Ambruk, Dua Dapur Rumah Warga Rusak

“Ditemukan di titik nol dibagian ujung jembatan di daerah aliran Sungai Riam Kiwa di Pengaron dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ujar dia.
Oleh tim, korban langsung dievakuasi kerumah duka di Desa Lok Tunggul menggunakan unit ambulans PMI.
Baca juga: Akibat Aktivitas Patahan Meratus, Tapin Kembali Rasakan Gempa Magnitudo 2.9
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Banjar, Warsita, melalui Kepala Seksi Kedaruratan Arifin sampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian hingga jasad korban ditemukan.
“Ini berkat kerjasama yang solid semua jajaran dan masyarakat setempat akhirnya korban bisa ditemukan,” ujar dia.
Baca juga: Bertemu KKG PJOK, Ini Kata Pj Bupati Erlin Hardi
Kepada pihak keluarga korban lanjut Arifin agar bisa sabar dan tabah atas peristiwa tersebut. (kanalkalimantan.com/dkispbanjar/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
-
HEADLINE2 hari yang laluTiga Polisi Korban Penggerebekan Narkoba di Katingan, Dua Jasad Ditemukan
-
HEADLINE2 hari yang laluPolisi Ringkus Penyerang Aparat Penggerebekan Narkoba di Katingan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluNazril Wafa dan Ayu Zahra Jadi Nanang dan Galuh Kabupaten Banjar 2026
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluHSU Calon Tunggal Tuan Rumah Porprov XIII 2029
-
NASIONAL2 hari yang laluPemerintah Benahi Food Estate Kalteng Terapkan MRPN
-
Budaya2 hari yang lalu“Sepekan Cinta Museum 2026” Ruang Belajar Inovatif Melestari Budaya


