Connect with us

HEADLINE

IGD dan 12 Poliklinik Mulai Layani Warga di RS Sultan Suriansyah

Diterbitkan

pada

Soft Opening, dilakukan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina beserta Wakil Walikota Banjarmasin, Senin (11/8). Foto : humpro banjarmasin

BANJARMASIN, Rumah Sakit Sultan Surianysah di jalan Rantauan Darat Banjarmasin mulai beroperasional, 13 pelayanan telah disiapkan, mulai dari IGD hingga poliklinik, hingga 32 tempat tidur sudah dipersiapkan. Soft Opening, dilakukan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina beserta Wakil Walikota Banjarmasin, Senin (12/8).
Untuk 12 pelayanan poliklinik yaitu Poliklinik Penyakit Dalam, Poliklinik Kebidaan dan Kandungan, Poliklinik Bedah, Poliklinik Anak, Poliklinik Saraf, Poliklinik Rehabilitasi Medis, Poliklinik THT, Poliklinik Jiwa, Poliklinik Gigi dan Mulut, Poliklinik Gizi, Poliklinik Patologi Anatomi, Poliklinik Medical Check up, dan pelayanan pemeriksaan laboratorium.
Rumah Sakit Sulatan Suriansyah tentu masih dalam beberapa proses pengerjaan yang di mana nanti puncaknya pada 24 September akan dilakukan Grand Launching sebagai kado untuk Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-493.
Rumah Sakit Sultan Suriansyah merupakan rumah sakit tipe C yang dimana menurut Ibnu Sina rumah sakit ini sangat strategis sebagai rujukan awal untuk pelayanan BPJS dan pelayanan dasar. “Terutama pasien-pasien yang dirujuk dari Puskesmas,” terangnya.
Sekadar diketahui, rumah sakit tipe C adalah rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran sub spesialis terbatas. Terdapat empat macam pelayanan spesialis disediakan yakni pelayanan penyakit dalam, pelayanan bedah, pelayanan kesehatan anak, serta pelayanan kebidanan dan kandungan.
Rumah sakit tipe C ini juga adalah rumah sakit yang didirikan di kota atau kabupaten-kapupaten sebagai faskes (fasilitas kesehatan) tingkat 2 yang menampung rujukan dari faskes tingkat 1 (Puskesmas/poliklinik atau dokter pribadi).

Ada tiga buah gedung yang di mana gedung utama yang menjadi tempat administrasi hingga saat ini masih dikerjakan. Nanti di rumah sakit ini juga akan ada 7 buah lift yang akan menghubungkan antara gedung utama dengan gedung IGD dan gedung rawat jalan.

Terhitung baru, untuk masyarakat yang ingin berobat di poliklinik rumah sakit yang akan beroperasi 24 jam ini tentu masih harus dipungut biaya karena hingga saat ini masih belum dilayani oleh BPJS. “Para pasien yang ingin ke rumah sakit ini harus mendapat rujukan terlebih dahulu dari Puskesmas. Kecuali gawat darurat,” tutur Ibnu Sina
Namun di samping itu, Ibnu Sina mengatakan bahwa peralatan medis selerti alat gigi, USG medical check up, THT, dan lain-lain telah menuhi standar saat ia menyempatkan diri berkeliling sembari memeriksa dan mencoba benerapa alat.

“Dengan terbangunnya gedung tiga (gedung utama), rumah sakit ini selesai pembangunannya sehingga bisa melayani seluruh warga kota yang memerlukan pengobatan,” harapnya.
Sementara itu Wakil Walikota Hermansyah mengimbau agar para ASN untuk juga memberi imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat agar rumah sakit Sultan Suriansyah lebih jauh lagi diketahui oleh publik. “Kita harap rumah sakit ini benar-benar jadi milik warga Banjarmasin dari kelas bawah sampai atas. Karena standar dengan rumah sakit lain,” ungkapnya.
Hermasnyah berharap agar rumah sakit ini tidak mendapat keluhan atas kurangnya ruangan atapun obat untuk masyarakat. Sehingga besar harapannya bagi para pengelola rumah sakit agar bisa fokus mengutamakan dalam melayani masyarakat. (mario)

Reporter : mario
Editor : bie

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->