Connect with us

HEADLINE

Geger Bayi Bertali Pusar Dibuang di Palam, Diduga Pelaku Seorang Pria, Mondar-mandir Tiga Kali

Diterbitkan

pada

Bayi laki-laki terbungkus kain yang ditemukan warga di Komplek Lambung Mangkurat Regency, Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. foto : polsek cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pelaku pembuang bayi laki-laki terbungkus kain yang membuat geger warga Komplek Lambung Mangkurat Regency, Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjaarbaru Senin (28/11/2022) malam, ciri-cirinya mulai diendus pihak kepolisian.

Terduga pelaku pembuang bayi yang masih terhubung tali pusar itu diduga dibuang oleh seorang pria yang menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna putih.

Hal ini disampaikan salah seorang saksi Amah, warga sekitar kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka. Amah mengatakan waktu itu sekitar waktu shalat maghrib dirinya melihat ada seorang pria mondar mandir di sekitar rumahnya, tanpa menaruh curiga sedikitpun karena ia mengira warga yang ingin mancing di danau.

“Maghrib sudah satu kali lewat sini (Jalan di samping rumahnya, red) dikira orang mau mancing, karena dekat sini ada danau,” ujarnya, Selasa (29/11/2022) siang.



 

 

Baca juga: Baru Diresmikan, Pagar Jembatan Apung Siring Banjarmasin Penyok!

Dijelaskan warga Kelurahan Palam ini, laki-laki itu sebanyak 3 kali mondar-mandir dan berhenti sekitar rumahnya. Kemudian anjing peliharannya menggonggong.

“Karena melihat orang asing jadi anjing menggonggong, saya tegur untuk memindah kendaraannya ke tempat lain. Namun tidak menyahut orangnya itu,” katanya.

Adapun perawakan laki-laki tersebut, dirinya menduga berumur sekitar 20-25 tahun, tinggi badan sekitar 160-an cm. Tapi, untuk wajahnya dirinya tidak mengetahui jelas karena terduga pelaku mukanya tertutup kaca helm.

“Laki-laki itu menggunakan motor Beat, helm dan jaket yang biasa jadi hadiah motor, saya kira orangtua Riyadi karena hampir mirip badannya dan mempunyai motor Beat putih, jadi waktu itu saya juga menyapanya ketika ingin meminta lombok (cabai, red), tapi tidak ada sahutan, biasanya kalau saya meminta lombok beliau bilang ambil haja atau iih kemudian waktu itu orang itu langsung mengambil motornya dan langsung pergi,” jelasnya.

Baca juga: Personel Koramil Sungai Loban Bersama Warga Perbaiki Rumah Salasiah di Sebamban Lama

Masih kata Amah, dirinya kurang mengetahui apakah saat itu pelaku sudah meletakkan bayinya atau belum, dikarenakan waktu itu pelataran rumah milik Riyadi dalam keadaan gelap dan bayi tersebut tidak mengeluarkan suara.

Sementara itu, Kapolsek Cempaka Ipda Dr Subroto Rindang Arie Setyawan mengatakan kasus ini sudah masuk dalam tahap penyelidikan.

Kapolsek Cempaka Ipda Subroto Rindang Arie Setyawan. Foto: polsekcempaka

“Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi ini untuk mengetahui siapa orangtua dari bayi yang tega membuang bayi tersebut,” ungkapnya.

Adapun pihaknya sudah melakukan pemeriksaan beberapa orang saksi untuk dimintai keterangan.

“Nanti hasilnya akan kita sampaikan lagi, karena ini masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Baca juga: Tega! Bayi Laki-laki Masih Bertali Pusar Dibuang di Komplek Lambung Mangkurat Regency

Terkait ancaman hukuman yang akan diterima pelaku pihaknya masih mempelajari motif pelaku yang tega membuang bayinya.

Sebelumnya diberitkan seorang bayi laki-laki ditemukan di teras rumah Samsul Bahri seorang pensiunan PNS, Kronologisnya penemuan bayi sekitar pukul 19.30 Wita pemilik rumah mendengar ada suara anjing menggonggong, lalu keluar rumah melalui pintu samping dan ditemukan seorang bayi laki-laki dengan kondisi tali pusar yang masih basah.(Kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->