Connect with us

HEADLINE

Baru Diresmikan, Pagar Jembatan Apung Siring Banjarmasin Penyok!

Diterbitkan

pada

Kondisi pagar jembatan apung Kota Banjarmasin yang mengalami kerusakan, Senin (28/11/2022). Foto: Rizki

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Jembatan apung di kawasan Siring Bekantan dan Kampung Ketupat Kota Banjarmasin mengalami kerusakan pada bagian pagar.

Pantauan Kanalkalimantan.com pada Senin (28/11/2022), terlihat salah satu besi pagar pada jembatan apung arah ke Siring Bekantan penyok dan hampir putus.

Padahal jembatan yang menggunakan anggaran daerah sebesar Rp 4,5 miliar tersebut baru saja diresmikan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina pada Jumat (18/11/2022), bersama Kepala PUPR Kota Banjarmasin.

Menurut keterangan sopir klotok yang ada di bawah jembatan Dewi, penyoknya pagar besi tersebut telah terjadi sehari yang lalu dikarenakan air pasang.

 

 

Baca juga: Tega! Bayi Laki-laki Masih Bertali Pusar Dibuang di Komplek Lambung Mangkurat Regency

“Sudah dari kemarin rusaknya itu,” ungkap Zainal salah satu warga.

Lebih lanjut ia mengatakan, kerusakan pagar tersebut akibat air pasang yang terjadi di Sungai Martapura beberapa hari lalu, sehingga menyebabkan antara pagar jembatan dengan besi di bawahnya bersentuhan.

“Kemungkinan pagar jembatannya bergesekan dengan besi bawah jembatan saat air pasang, karena tidak tahan lalu penyok,” ujarnya.

Padahal sebelumnya kontruksi jembatan apung tersebut sudah dibuat sedemikian rupa untuk menyesuaikan pasang surut air, namun karena gesekan atau benturan terlalu kuat menyebabkan pagar jembatan apung tersebut penyok.

Baca juga: Berangkat dari Budaya Dayak Tomun, Festival Babukung 2022 di Lamandau Resmi Digelar

Wali Kota Banjarmasin pada saat peresmian sebelumnya berharap agar jembatan apung pertama di Banjarmasin tersebut dapat menjadi objek wisata baru, serta sebagai akses penyeberangan warga atau pengunjung di kawasan Siring Kota Banjarmasin.

“Mudah-mudahan bisa dirawat dan dijaga dengan baik, supaya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan menambah kenyamanan saat berkunjung ke Banjarmasin,” katanya.

Ia sebelumnya mengkhawatirkan material jembatan yang terbuat dari sebagian besar berbahan silinder apung dan kayu ulin dirusak atau diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga: Setelah ‘Puasa’ 9 Tahun, Jokowi Pilih Calon Panglima TNI dari Matra Laut

Sementara itu, terlihat pada akses masuk sisi kanan jembatan yang mengalami kerusakan telah ditutup dengan spanduk dan agar masyarakat atau pengunjung tidak melewati jembatan tersebut.

Hingga saat ini juga belum ada perbaikan yang dilakukan oleh pihak terkait, baik Dinas PUPR Kota Banjarmasin ataupun pihak kontraktor jembatan.(Kanalkalimantan.com/rizki)

Reporter : rizki
Editor : bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->